The halvening adalah acara yang telah ditentukan sebelumnya dalam protokol Bitcoin di mana hadiah penambangan untuk memvalidasi blok dipotong setengah. Mekanisme ini terjadi setiap 210.000 blok—sekitar empat tahun—dan merupakan salah satu fitur desain paling khas dari Bitcoin. Berbeda dengan mata uang tradisional yang dapat dicetak tanpa batas, halvening memastikan Bitcoin mengikuti jalur deflasi tetap yang telah tertanam dalam arsitektur intinya.
Apa yang Terjadi Selama Halvening
Pada intinya, halvening itu sederhana: penambang yang memvalidasi transaksi dan menambahkan blok ke jaringan Bitcoin menerima subsidi blok sebagai kompensasi. Ketika halvening terjadi, subsidi ini dikurangi sebesar 50%. Misalnya, jika penambang mendapatkan 6,25 BTC per blok sebelum acara halvening, mereka akan mendapatkan 3,125 BTC setelahnya. Pengurangan ini secara langsung mempengaruhi laju masuknya bitcoin baru ke dalam sirkulasi, menciptakan batasan pasokan bawaan.
Jadwal Halving dan Pengendalian Pasokan Bitcoin
Sifat prediktif dari halvening ini sengaja dirancang. Dengan memotong hadiah penambangan setiap 210.000 blok (sekitar setiap empat tahun), pencipta Bitcoin merancang jadwal pasokan yang transparan dan tidak dapat diubah. Ini berbeda secara mendasar dari mata uang fiat, di mana bank sentral dapat menyesuaikan jumlah uang melalui keputusan kebijakan. Halvening Bitcoin menciptakan kepastian algoritmik: pasokan maksimum tidak akan pernah melebihi 21 juta koin, dan jalur untuk mencapai batas tersebut mengikuti rumus matematika yang tepat.
Mengapa Halvening Penting untuk Model Kelangkaan Bitcoin
Halvening sangat penting bagi proposisi nilai Bitcoin. Dengan secara bertahap mengurangi hadiah penambangan, jaringan secara perlahan menurunkan laju pasokan koin baru. Dinamika kelangkaan ini secara historis menarik minat investor yang mencari aset dengan kelangkaan programatik—fitur yang langka di dunia aset digital. Setiap acara halvening biasanya menarik perhatian pasar dan secara historis mendahului periode volatilitas harga yang signifikan, karena trader mengantisipasi efek dari pembatasan pasokan.
Memahami halvening membantu investor dan pengguna memahami mengapa Bitcoin dirancang sebagai aset deflasi dengan pasokan terbatas. Alih-alih bergantung pada keputusan kebijakan, halvening mengotomatisasi kelangkaan melalui kode. Mekanisme ini tetap menjadi pilar dari model ekonomi Bitcoin dan alasan utama mengapa banyak orang menganggapnya berbeda secara mendasar dari mata uang tradisional atau cryptocurrency lain tanpa batas pasokan bawaan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Halvening: Bagaimana Hadiah Penambangan Bitcoin Dikurangi Secara Sistematis
The halvening adalah acara yang telah ditentukan sebelumnya dalam protokol Bitcoin di mana hadiah penambangan untuk memvalidasi blok dipotong setengah. Mekanisme ini terjadi setiap 210.000 blok—sekitar empat tahun—dan merupakan salah satu fitur desain paling khas dari Bitcoin. Berbeda dengan mata uang tradisional yang dapat dicetak tanpa batas, halvening memastikan Bitcoin mengikuti jalur deflasi tetap yang telah tertanam dalam arsitektur intinya.
Apa yang Terjadi Selama Halvening
Pada intinya, halvening itu sederhana: penambang yang memvalidasi transaksi dan menambahkan blok ke jaringan Bitcoin menerima subsidi blok sebagai kompensasi. Ketika halvening terjadi, subsidi ini dikurangi sebesar 50%. Misalnya, jika penambang mendapatkan 6,25 BTC per blok sebelum acara halvening, mereka akan mendapatkan 3,125 BTC setelahnya. Pengurangan ini secara langsung mempengaruhi laju masuknya bitcoin baru ke dalam sirkulasi, menciptakan batasan pasokan bawaan.
Jadwal Halving dan Pengendalian Pasokan Bitcoin
Sifat prediktif dari halvening ini sengaja dirancang. Dengan memotong hadiah penambangan setiap 210.000 blok (sekitar setiap empat tahun), pencipta Bitcoin merancang jadwal pasokan yang transparan dan tidak dapat diubah. Ini berbeda secara mendasar dari mata uang fiat, di mana bank sentral dapat menyesuaikan jumlah uang melalui keputusan kebijakan. Halvening Bitcoin menciptakan kepastian algoritmik: pasokan maksimum tidak akan pernah melebihi 21 juta koin, dan jalur untuk mencapai batas tersebut mengikuti rumus matematika yang tepat.
Mengapa Halvening Penting untuk Model Kelangkaan Bitcoin
Halvening sangat penting bagi proposisi nilai Bitcoin. Dengan secara bertahap mengurangi hadiah penambangan, jaringan secara perlahan menurunkan laju pasokan koin baru. Dinamika kelangkaan ini secara historis menarik minat investor yang mencari aset dengan kelangkaan programatik—fitur yang langka di dunia aset digital. Setiap acara halvening biasanya menarik perhatian pasar dan secara historis mendahului periode volatilitas harga yang signifikan, karena trader mengantisipasi efek dari pembatasan pasokan.
Memahami halvening membantu investor dan pengguna memahami mengapa Bitcoin dirancang sebagai aset deflasi dengan pasokan terbatas. Alih-alih bergantung pada keputusan kebijakan, halvening mengotomatisasi kelangkaan melalui kode. Mekanisme ini tetap menjadi pilar dari model ekonomi Bitcoin dan alasan utama mengapa banyak orang menganggapnya berbeda secara mendasar dari mata uang tradisional atau cryptocurrency lain tanpa batas pasokan bawaan.