CTO Ledger: Teknik serangan Drift mirip dengan insiden CEX tertentu pada tahun 2025, atau melibatkan peretas Korea Utara

Berita Gate News, 2 April, Chief Technology Officer Ledger Charles Guillemet menulis bahwa metode serangan yang digunakan pada eksploitasi kerentanan kali ini oleh Drift Protocol mirip dengan insiden peretasan CEX tertentu pada 2025, yang secara luas diyakini terkait dengan peretas Korea Utara. Ia menyatakan bahwa serangan ini tidak secara langsung menargetkan kontrak pintar, melainkan dilakukan melalui infiltrasi jangka panjang pada perangkat penanda tangan multi-tanda (multisig), untuk membujuk mereka agar menyetujui transaksi berbahaya; para penanda tangan terkait mungkin menyelesaikan tindakan otorisasi tanpa mengetahui apa pun. Guillemet berpendapat bahwa insiden ini mengungkap bahwa masalah keamanan terutama berasal dari aspek personel dan operasional, bukan dari celah pada tingkat kode.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

RAVE 狂飆 memicu gelombang panas altcoin bajakan, FF dan INX mengungkap pola “pompa lalu jual”.

Baru-baru ini, altcoin yang diwakili oleh RAVE telah memicu gelombang heboh investasi, tetapi beberapa proyek bintang lama seperti FF dan INX justru memanfaatkan gelombang panas ini untuk melakukan operasi “pompa dan buang” (pump and dump), dengan cara menaikkan harga koin secara cepat untuk menarik para investor ritel membeli, lalu kemudian menjual dalam jumlah besar, sehingga menyebabkan penurunan harga yang sangat cepat. Perilaku seperti ini tidak hanya mengungkap kesulitan keuangan pihak proyek, tetapi juga merusak kepercayaan investor. Investor perlu mewaspadai sinyal seperti lonjakan yang tidak wajar dalam waktu singkat, agar terhindar dari risiko pasar yang dimanipulasi.

MarketWhisper3jam yang lalu

FBI bekerja sama dengan Indonesia untuk membongkar jaringan phishing W3LL, nilai yang terlibat lebih dari 20 juta dolar AS

FBI AS dan kepolisian Indonesia bekerja sama dan berhasil menggagalkan jaringan phishing W3LL, menyita peralatan terkait, serta menangkap tersangka. Paket alat phishing W3LL ditawarkan dengan harga rendah untuk halaman login palsu, menggunakan serangan man-in-the-middle untuk dengan mudah melewati verifikasi multi-faktor, sehingga membentuk ekosistem kejahatan siber yang terorganisasi. Aksi ini menandai kerja sama AS dan Indonesia dalam penegakan hukum terhadap kejahatan siber, namun ancaman keamanan bagi pengguna mata uang kripto tetap sangat serius.

MarketWhisper6jam yang lalu

Peringatan Darurat Squads: Pemalsuan akun multisig yang menyuntikkan alamat, mekanisme daftar putih akan segera diluncurkan

Peringatan dari protokol multi-tanda tangan (multisig) di ekosistem Solana, Squads, menyebutkan bahwa penyerang melakukan serangan address poisoning terhadap pengguna dengan memancing pengguna agar melakukan transfer yang tidak semestinya melalui pemalsuan akun. Squads mengonfirmasi bahwa tidak ada kerugian dana, dan menegaskan bahwa ini merupakan serangan social engineering, bukan celah pada protokol. Untuk mengatasinya, Squads telah menerapkan langkah perlindungan seperti sistem peringatan, prompt untuk akun yang tidak berinteraksi, dan mekanisme daftar putih. Kejadian ini mencerminkan meningkatnya ancaman social engineering di ekosistem Solana, serta memicu tinjauan keamanan yang berkelanjutan.

MarketWhisper7jam yang lalu

Organisasi “perantara pembalasan” Korea menerima pembayaran USDT untuk menangani kejahatan kekerasan, dan meskipun pemimpin utamanya ditangkap, tetap terus beroperasi

Korea Selatan baru-baru ini muncul beberapa lembaga “perantara balas dendam” yang menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran, dan mereka menyediakan layanan teror dan pembunuhan melalui Telegram. Meski pelaku utama telah ditangkap, iklan terkait masih terus dipublikasikan; penyidik polisi menyelidiki lebih dari 50 kasus dan menangkap sekitar 30 orang.

GateNews9jam yang lalu

Aplikasi Ledger Palsu di App Store Apple Menguras Dana Pensiun 5,9 BTC Musisi

Sebuah aplikasi Ledger palsu di App Store milik Apple menipu musisi Garrett Dutton hingga kehilangan 5.9 BTC dengan cara memasukkan frasa seed miliknya. Kasus ini menyoroti penipuan dompet yang terus berlanjut dan pemanfaatan kepercayaan, karena bitcoin yang dicuri dicuci melalui KuCoin.

CryptoNewsFlash13jam yang lalu

Sebuah CEX dirampas namun tidak berkompromi: berdampak pada sekitar 2000 akun, dana pelanggan tidak terancam

Sebuah bursa perdagangan kripto diserang oleh kelompok kriminal yang memeras, dengan mengklaim bahwa mereka akan mempublikasikan video akses ke sistem internal. Bursa tersebut mengonfirmasi bahwa tidak terjadi kompromi sistematis, dana pelanggan aman, namun sekitar 2000 data akun diakses akibat perilaku yang tidak pantas dari petugas layanan pelanggan; akses terkait telah dihentikan dan kontrol keamanan diperkuat. Perusahaan sedang bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus ini.

GateNews16jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar