Meskipun baru-baru ini terjadi penurunan, XRP tetap berada di atas salah satu level support kritis yang menunjukkan bahwa harga mungkin akan stabil.
Setiap kenaikan lebih dari $1.46 akan menimbulkan tekanan beli baru, sementara penolakan yang sering terjadi akan menjaga harga dalam keadaan stagnasi.
Garis tren penurunan di sekitar angka 1,80 adalah titik resistansi jangka panjang dan pelanggaran ke atas sebaiknya dilakukan dengan hati-hati.
XRP (XRP) diperdagangkan pada harga $1,41, yang menurun 1,7 persen dalam 24 jam terakhir. Token ini tetap bertahan di zona support utama yang sebelumnya digunakan sebagai dasar dalam pergerakan volatil. Rentang perdagangan selama 24 jam menyempit antara level resistansi di $1,41 dan $1,46. Dalam pasangan BTC, XRP mengalami penurunan kecil sebesar 1,9, saat ini diperdagangkan di 0,00002078 BTC. Grafik menunjukkan bahwa mungkin ada perkembangan penting karena pergerakan harga akan menyempit di level signifikan.
Dalam grafik harian, terlihat bahwa garis tren menurun, membatasi kenaikan harga sejak pertengahan 2025. Penurunan terbaru XRP menembus zona support bawah yang menciptakan potensi break. Tetapi sejarah menunjukkan bahwa terkadang pergerakan seperti ini bisa menjadi jebakan yang dapat diatasi setelah beberapa waktu.
Bagaimana jika ini benar-benar palsu breakdown sebelum kenaikan besar? #XRP pernah mengalami breakdown palsu sebelum bullrun, sialan 🚀 pic.twitter.com/HoMLdDjGww
— XRP CAPTAIN (@UniverseTwenty) 22 Februari 2026
Dukungan di level $1,41 bertepatan dengan level terendah sebelumnya, yang menjadi referensi penting bagi pembeli. Penting untuk dicatat bahwa kotak merah pada grafik menunjukkan titik konsolidasi saat ini di mana perdagangan berjalan lambat karena pasar ragu-ragu. Penurunan terbaru, meskipun tajam, masih bertahan di atas level support jangka panjang.
Tantangan terdekat terlihat di $1,46. Pendekatan ke titik ini akan memberi tekanan pada validitas konsolidasi yang sedang berlangsung. Pergerakan naik yang terus-menerus melewati resistansi ini bisa menjadi tanda pembelian baru, dan penolakan yang sering terjadi mungkin memperpanjang tren sideways. Garis tren penurunan juga melintasi sekitar angka $1,80 yang merupakan resistansi struktural terhadap kenaikan harga.
Para trader harus memantau tren volume karena lonjakan volume dapat memberikan informasi tentang kekuatan breakout atau indikasi penahanan tambahan. Zona hijau yang disorot pada grafik menunjukkan area historis di mana rebound pernah terjadi, sehingga area ini penting dalam pengambilan keputusan trading intraday.
Sekarang XRP bisa menemukan support yang lebih rendah di level $1,41 atau mulai pulih di level $1,46. Dalam skenario bullish, harga bisa melonjak ke $1,50 atau $1,52 jika resistansi ini ditembus secara tegas.
Sebaliknya, dalam skenario bearish, pengujian ulang harga akan terjadi di $1,38 dan harga mungkin melemah lebih jauh ke $1,35. Arah intraday harus diikuti dengan perhatian ketat pada zona support karena struktur grafik dan garis tren yang menurun menunjukkan hal tersebut. Secara keseluruhan, kombinasi support, resistansi, dan garis tren membentuk kerangka yang sangat dapat dipahami untuk mengevaluasi aktivitas XRP dalam jangka pendek.
Artikel Terkait
Altcoin Melonjak Kembali Melebihi $1,3T saat Pasar Bangkit Setelah Penyelesaian Krisis Greenland
Ripple XRP Ledger Diproyeksikan Tahan terhadap Serangan Kuantum pada Tahun 2028, Menandakan Masa Depan yang Sangat Bullish bagi Harga XRP
Ripple Merencanakan XRP Ledger yang Tahan Serangan Kuantum pada Tahun 2028
Persiapan keamanan kuantum setelah peluncuran XRP, menyelesaikan peta jalan perlindungan kuantum XRPL sebelum tahun 2028
Login perdagangan XRP di WhatsApp! Pengembang Solana: Sudah siap untuk generasi baby boomer
Ripple Menguraikan Rencana Kuantum-Safe Empat Fase untuk XRP Ledger hingga 2028