Meta Platforms telah memberhentikan sekitar 1.000 karyawan dari divisi Reality Labs-nya, menandai pengurangan signifikan di unit yang bertanggung jawab atas pengembangan realitas virtual dan metaverse. Langkah ini dilakukan saat perusahaan bersiap mengalihkan sumber daya ke perangkat wearable berbasis AI dan fitur mobile.
Memo Internal Konfirmasi Pengurangan Tenaga Kerja
PHK diumumkan pada hari Selasa melalui memo internal dari Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, yang pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg. Dengan Reality Labs mempekerjakan sekitar 15.000 orang, pemangkasan ini mewakili sekitar 10% dari tenaga kerja divisi tersebut.
Meta Mengatakan Investasi Berpindah Jauh dari Metaverse
Meta mengonfirmasi bahwa pemangkasan pekerjaan ini sejalan dengan pergeseran strategi yang lebih luas. Juru bicara perusahaan mengatakan bahwa Meta sedang mengalihkan investasi dari inisiatif metaverse ke perangkat wearable, dengan rencana untuk menginvestasikan kembali penghematan biaya untuk mendukung pertumbuhan di segmen tersebut selama tahun 2026.
PHK Teknologi Besar Pertama Tahun 2026
Pengurangan ini menandai PHK besar pertama di sektor teknologi pada tahun 2026, setelah perlambatan dalam pemangkasan tenaga kerja berskala besar pada akhir tahun lalu setelah periode pemangkasan industri yang berkepanjangan.
Kerugian Reality Labs Telah Lama Membebani Meta
Komitmen Meta terhadap metaverse telah menjadi perhatian sejak akhir 2022, ketika perusahaan memotong sekitar 11.000 pekerjaan sambil menegaskan kembali visi jangka panjangnya untuk dunia digital imersif. Keputusan tersebut menyoroti ketegangan yang meningkat antara kerugian yang terus bertambah di Reality Labs dan tuntutan investor untuk efisiensi.
Adopsi yang Lemah Mengurangi Dorongan Metaverse
Pada akhir 2022, strategi metaverse Meta tampak semakin tertekan oleh adopsi pengguna yang lemah, permintaan konsumen yang tidak jelas, dan beban keuangan yang meningkat dari Reality Labs, terutama saat suku bunga meningkat dan kondisi modal menjadi lebih ketat.
PHK di Bidang Teknologi Tetap Tinggi Meski Ada Perlambatan Baru
Meskipun pemangkasan Meta cukup mencolok, mereka mewakili bagian kecil dari sekitar 154.000 pekerjaan teknologi yang dihilangkan sepanjang 2025. Peneliti industri mengaitkan gelombang PHK yang lebih luas ini dengan adopsi AI yang cepat dan bertahun-tahun over-hiring di seluruh sektor.
Sektor Teknologi Memimpin PHK di Seluruh Industri Swasta
Data menunjukkan bahwa sektor teknologi memimpin semua industri swasta dalam pemangkasan pekerjaan tahun lalu, dengan PHK meningkat 15% dibandingkan 2024, meskipun pengurangan secara keseluruhan menurun menjelang akhir 2025.
Rekan FAANG Tampilkan Strategi PHK Campuran
Di antara rekan FAANG Meta, Amazon mencatat pengurangan tenaga kerja terbesar, sementara Google dan Microsoft menerapkan pemangkasan yang lebih kecil dan berulang terkait restrukturisasi berbasis AI. Apple sebagian besar menghindari PHK massal, dan Netflix melakukan pengurangan terbatas.
Pengajuan Regulasi dan Tanggapan Resmi Menunggu
Hingga hari Rabu, catatan tenaga kerja California belum mencerminkan pemberitahuan PHK resmi yang terkait dengan Meta. Perusahaan dan regulator negara bagian telah dihubungi untuk komentar, dan pembaruan diharapkan jika tanggapan diterima.