Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
【Ekonomi Amerika Serikat】 Dampak konflik Iran muncul, ekonom Wall Street menurunkan proyeksi ekonomi AS, Goldman Sachs: kemungkinan resesi dalam 12 bulan ke depan meningkat menjadi 30%
随着伊朗冲突的影响逐步显现,华尔街经济学家纷纷下调对2026年美国经济的增长预测,同时上调通胀和失业的预估,并上调经济衰退概率。其中,高盛预计未来12个月衰退机率升至30%。
高盛在最新报告中指出,受油价急涨影响,美国失业率预计将从目前的4.4%攀升至2026年底的4.6%,并预计未来一年美国经济陷入衰退的机率已升至30%。
尽管市场先前预期特朗普政府的关税冲击将随时间淡化,且减税政策将发挥支持作用,但突如其来的冲突打破了平衡。多家机构预测,今年通胀率将徘徊在3%附近,难以回落至联储局2%的目标水平,这将侵蚀居民的可支配收入,并抑制企业的招聘意愿。
退税红利被急增的能源成本抵销
此前,市场曾寄望于特朗普推动的《大漂亮法》(One Big Beautiful Bill Act)所带来的退税红利能提振消费。然而,这部分利好正被急增的能源成本抵销。美国汽车协会(AAA)数据显示,3月汽油价格单月飙升逾30%至每加仑4美元,创下2005年卡特里娜飓风以来的最大涨幅。
摩根士丹利经济学家指出,初步数据显示退税规模仅增长12%,低于预期的15%至25%。该行经济学家Arunima Sinha直言:“石油冲击基本上抵消了我们原本指望的所有增长动力。”
尽管特朗普政府正努力使布兰特原油回落至每桶100美元附近,但分析师提醒,霍尔木兹海峡的物流恢复与受损设施的重建仍需时日。而冲突引发的化肥短缺与柴油成本上升,正通过运输链条向食品及消费品价格扩散。
“即使今天就达成停火,重启生产与物流也将是一个漫长的过程。”BMO Capital Markets高级经济学家Jennifer Lee表示。
随着支出放缓,华尔街普遍预期企业招聘将进一步萎缩。包括花旗集团在内的机构认为,就业增长若持续趋于零,将反过来拖累消费支出,形成恶性循环。
目前的关键分歧在于联储局的动向,尽管市场投资者近期因通胀忧虑而押注加息,但多数主流预测机构仍认为,考虑到就业市场的脆弱性,联储局仍有机会在2026年晚些时候转向减息。
AI领域投资或支撑经济免于萎缩
在低迷的宏观环境中,数据中心基础设施的持续投资成为少数亮点。受惠于美国丰富且相对廉价的天然气资源,此类投资受进口能源价格波动的影响相对有限。
这意味着美国经济将继续高度依赖人工智能(AI)领域的乐观预期,以及高收入族群因资产增值带来的财富效应。在2025年就业增长近乎停滞的背景下,正是这些因素支撑了经济免于陷入萎缩。