Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Robert Kiyosaki mengembangkan strategi pembelian Bitcoin selama periode penyesuaian pasar
Seorang investor terkenal dan penulis bestseller Robert Kiyosaki telah menunjukkan kemungkinan koreksi besar di pasar saham mendatang dan mengungkapkan strategi investasi untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi tersebut. Kiyosaki tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga menyarankan untuk terus membeli Bitcoin saat harga turun.
Dasar dari strateginya adalah keyakinan terhadap nilai jangka panjang dari aset dengan pasokan terbatas. Ia menekankan pentingnya aset langka seperti Bitcoin, Ethereum, emas, dan perak, dan menganggap kepemilikan aset ini sebagai langkah penting dalam melindungi diri saat terjadi kekacauan pasar.
Menanggapi Fluktuasi Pasar dan Strategi Aset
Dalam postingannya di X, Kiyosaki mengutip teori dari buku terkenalnya ‘Rich Dad’s Prophecy’ yang diterbitkan pada 2013, dan menegaskan perlunya persiapan investasi untuk menghadapi krisis keuangan. Menurutnya, investor yang mempersiapkan diri dengan baik akan mendapatkan peluang keuntungan besar, sementara mereka yang mengabaikan peringatan ini berisiko mengalami kerugian.
Pendekatan investasinya menekankan pandangan bahwa penurunan pasar bukanlah ancaman, melainkan peluang. Bagi Kiyosaki, penjualan panik yang menyebabkan harga turun adalah kesempatan untuk mendapatkan aset berkualitas dengan harga murah. Ia menyoroti bahwa pasokan Bitcoin yang terbatas pada 21 juta koin memberikan keunggulan struktural selama masa ketidakpastian mata uang.
Posisi Bitcoin dan Ethereum sebagai Aset Langka
Kiyosaki sangat menekankan bahwa kedua aset ini memiliki karakteristik pasokan terbatas. Dengan hampir selesai proses penambangan Bitcoin, pasokan baru melambat dan meningkatkan kelangkaan. Mekanisme ini diyakini akan meningkatkan nilai jangka panjangnya.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan sekitar $70.99K, setelah mengalami koreksi pasar dalam beberapa bulan terakhir. Ethereum juga berada di kisaran $2.16K. Pada level harga ini, para investor memiliki berbagai interpretasi. Beberapa melihat harga saat ini sebagai sinyal koreksi, sementara Kiyosaki memandang fluktuasi ini sebagai bukti yang mendukung strategi pembelian jangka panjang.
Perbedaan Pandangan tentang Prospek Pasar dan Keputusan Investasi
Namun, pandangan optimis Kiyosaki tidak dibagikan oleh semua orang di pasar. Strategi Bloomberg Intelligence, Mike McGowan, menyarankan bahwa pasar kripto mungkin menghadapi koreksi yang lebih besar. Menurut analisisnya, jika gelembung kripto mengalami penyesuaian, Bitcoin bisa turun hingga 85% dari puncaknya, kembali ke level sekitar $10.000.
Dalam situasi di mana pandangan berbeda ini, investor harus membuat keputusan berdasarkan toleransi risiko dan jangka waktu investasi mereka. Kiyosaki melihat volatilitas pasar sebagai sumber peluang keuntungan, dan menemukan peluang investasi jangka panjang di tengah fluktuasi. Sementara itu, analis yang lebih berhati-hati memperingatkan risiko penurunan, dan kedua sudut pandang ini menjadi referensi penting dalam pengambilan keputusan investasi.
Memprediksi arah pasar secara pasti sangat sulit, tetapi dengan menggabungkan pandangan Robert Kiyosaki, Bloomberg Intelligence, dan berbagai investor lainnya, kita dapat membangun strategi investasi yang lebih komprehensif. Pendekatan Kiyosaki mencerminkan filosofi bahwa volatilitas pasar dapat dimanfaatkan sebagai sekutu, dan memberikan kerangka berpikir bagi investor yang berorientasi jangka panjang dalam membangun kekayaan.