Peringatan California: Newsom Perhatikan Ancaman Drone Iran

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Investing.com – Gubernur California Gavin Newsom pada hari Rabu mengonfirmasi bahwa pejabat pemerintah negara bagian telah memantau peringatan terkait kemungkinan serangan drone oleh Iran, namun sumber dari penegak hukum menyatakan bahwa saat ini ancaman tersebut belum dianggap kredibel.

Menurut Los Angeles Times, sebuah memorandum federal yang dirilis awal Februari 2026 memperingatkan bahwa Iran diduga bermaksud menggunakan pesawat tak berawak untuk menyerang dari kapal tak dikenal di luar pantai Amerika Serikat, dengan target khusus California. Peringatan ini didasarkan pada intelijen yang diterima Coast Guard AS dan didistribusikan ke berbagai lembaga dalam Satgas Anti-Teror Gabungan Federal, saat operasi militer AS-Israel terhadap Iran telah memasuki minggu ketiga.

“Tentang serangan drone, kami sudah mengetahui informasi ini. Kami terus berkoordinasi melalui Pusat Operasi Negara Bagian (SOC), yang dibentuk segera setelah perang dimulai,” kata Newsom dalam konferensi pers hari Rabu. Gubernur menambahkan bahwa pemerintahannya terus bekerja sama dengan Kantor Layanan Darurat dan memastikan bahwa informasi yang diterima disampaikan di tingkat lokal.

Sumber dari penegak hukum kepada Los Angeles Times menyatakan bahwa peringatan ini bersifat pencegahan, dan tidak ada tanda-tanda Iran berencana melakukan serangan atau mampu melancarkan serangan dengan sukses. “Saat ini, ancaman tersebut belum dianggap kredibel,” ujar salah satu sumber anti-teror yang mengetahui memorandum tersebut secara anonim.

California segera membentuk Pusat Operasi Negara Bagian setelah konflik dimulai pada 28 Februari 2026, saat operasi gabungan AS-Israel menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan presisi yang bertujuan menggulingkan rezim. Newsom menyatakan bahwa negara bagian telah membentuk beberapa tim kerja khusus untuk mengatasi kekhawatiran ini, namun ia menolak memberikan rincian lebih lanjut.

Respon Sektor Pertahanan

Pada hari Rabu, saham pertahanan menunjukkan kinerja beragam, dengan teknologi anti-drone semakin menarik perhatian. RTX Corp (kode NASDAQ: RTX), yang memproduksi sistem anti-drone, naik tipis 0,26% menjadi $207,54, sementara Lockheed Martin (kode NASDAQ: LMT) turun 0,49% menjadi $648,02. Boeing (kode NYSE: BA) turun 1,53% menjadi $214,43.

Sektor teknologi anti-drone menarik banyak investasi, dengan Chaos Industries mengumpulkan $510 juta pada November 2025 dengan valuasi $4,5 miliar. Terbaru, hingga 6 Maret 2026, Ondas Inc. memperoleh pesanan sistem anti-drone sekitar $6 juta dari pelanggan di bidang pertahanan dan keamanan dalam negeri.

Sentimen Publik dan Latar Belakang

Dukungan publik terhadap konflik Iran berada pada tingkat terendah secara historis. Menurut survei Reuters/Ipsos, hanya 27% warga AS mendukung tindakan tersebut, sementara The New York Times melaporkan tingkat dukungan sebesar 41% — jauh di bawah tingkat dukungan untuk intervensi militer AS sebelumnya.

Peringatan ini menambah kekhawatiran terhadap perang yang sudah memicu banyak penolakan di dalam negeri. Meskipun pejabat California menegaskan mereka mengambil langkah pencegahan, tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan bahwa ancaman tersebut masih bersifat teoretis dan bukan merupakan ancaman yang akan segera terjadi.

Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lengkap, silakan lihat ketentuan penggunaan kami.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan