Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Peringatan California: Newsom Perhatikan Ancaman Drone Iran
Investing.com – Gubernur California Gavin Newsom pada hari Rabu mengonfirmasi bahwa pejabat pemerintah negara bagian telah memantau peringatan terkait kemungkinan serangan drone oleh Iran, namun sumber dari penegak hukum menyatakan bahwa saat ini ancaman tersebut belum dianggap kredibel.
Menurut Los Angeles Times, sebuah memorandum federal yang dirilis awal Februari 2026 memperingatkan bahwa Iran diduga bermaksud menggunakan pesawat tak berawak untuk menyerang dari kapal tak dikenal di luar pantai Amerika Serikat, dengan target khusus California. Peringatan ini didasarkan pada intelijen yang diterima Coast Guard AS dan didistribusikan ke berbagai lembaga dalam Satgas Anti-Teror Gabungan Federal, saat operasi militer AS-Israel terhadap Iran telah memasuki minggu ketiga.
“Tentang serangan drone, kami sudah mengetahui informasi ini. Kami terus berkoordinasi melalui Pusat Operasi Negara Bagian (SOC), yang dibentuk segera setelah perang dimulai,” kata Newsom dalam konferensi pers hari Rabu. Gubernur menambahkan bahwa pemerintahannya terus bekerja sama dengan Kantor Layanan Darurat dan memastikan bahwa informasi yang diterima disampaikan di tingkat lokal.
Sumber dari penegak hukum kepada Los Angeles Times menyatakan bahwa peringatan ini bersifat pencegahan, dan tidak ada tanda-tanda Iran berencana melakukan serangan atau mampu melancarkan serangan dengan sukses. “Saat ini, ancaman tersebut belum dianggap kredibel,” ujar salah satu sumber anti-teror yang mengetahui memorandum tersebut secara anonim.
California segera membentuk Pusat Operasi Negara Bagian setelah konflik dimulai pada 28 Februari 2026, saat operasi gabungan AS-Israel menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan presisi yang bertujuan menggulingkan rezim. Newsom menyatakan bahwa negara bagian telah membentuk beberapa tim kerja khusus untuk mengatasi kekhawatiran ini, namun ia menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Respon Sektor Pertahanan
Pada hari Rabu, saham pertahanan menunjukkan kinerja beragam, dengan teknologi anti-drone semakin menarik perhatian. RTX Corp (kode NASDAQ: RTX), yang memproduksi sistem anti-drone, naik tipis 0,26% menjadi $207,54, sementara Lockheed Martin (kode NASDAQ: LMT) turun 0,49% menjadi $648,02. Boeing (kode NYSE: BA) turun 1,53% menjadi $214,43.
Sektor teknologi anti-drone menarik banyak investasi, dengan Chaos Industries mengumpulkan $510 juta pada November 2025 dengan valuasi $4,5 miliar. Terbaru, hingga 6 Maret 2026, Ondas Inc. memperoleh pesanan sistem anti-drone sekitar $6 juta dari pelanggan di bidang pertahanan dan keamanan dalam negeri.
Sentimen Publik dan Latar Belakang
Dukungan publik terhadap konflik Iran berada pada tingkat terendah secara historis. Menurut survei Reuters/Ipsos, hanya 27% warga AS mendukung tindakan tersebut, sementara The New York Times melaporkan tingkat dukungan sebesar 41% — jauh di bawah tingkat dukungan untuk intervensi militer AS sebelumnya.
Peringatan ini menambah kekhawatiran terhadap perang yang sudah memicu banyak penolakan di dalam negeri. Meskipun pejabat California menegaskan mereka mengambil langkah pencegahan, tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan bahwa ancaman tersebut masih bersifat teoretis dan bukan merupakan ancaman yang akan segera terjadi.
Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lengkap, silakan lihat ketentuan penggunaan kami.