Di banyak keluarga, orang tua bukanlah tidak mencintai anak-anak, dan mereka juga bukan tidak bertanggung jawab. Masalah mereka seringkali hanya satu—kesulitan dalam mengekspresikan perasaan dalam hubungan. Karena kurangnya respons fisik, respons emosional, dan koneksi yang terus-menerus dan stabil, anak-anak cenderung membentuk pemahaman mendalam bahwa "mengekspresikan kebutuhan akan membuat hubungan menjadi tegang." Sistem keterikatan mereka menjadi sulit berkembang secara stabil, dan setelah dewasa, mereka mungkin menunjukkan perilaku terlalu mandiri, menekan perasaan, atau mengalami kecemasan tinggi terhadap hubungan dan ketakutan akan perpisahan. Dua kondisi yang tampaknya berlawanan ini pada dasarnya berasal dari pengalaman awal yang sama: perasaan tidak pernah benar-benar diterima. Yang benar-benar perlu disesuaikan bukanlah anak, tetapi penghindaran orang tua terhadap keintiman—ketika anak mendekat, tidak mundur; mengekspresikan perasaan dengan bahasa, bukan menilai perilaku; dan mengakui keterbatasan diri sendiri, karena yang benar-benar dibutuhkan anak bukanlah orang tua yang sempurna, melainkan orang dewasa yang bersedia masuk ke dalam hubungan dan memungkinkan cinta dirasakan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)