AI robot mendapatkan Bitcoin apa yang akan terjadi? Pertanyaan ini terdengar seperti cerita fiksi ilmiah, tetapi telah terjadi dalam kenyataan. Pada Oktober tahun ini, dalam sebuah podcast teknologi terkenal, seorang investor terkenal dari Silicon Valley membagikan sebuah kisah aneh—sebuah AI robot bernama "Truth Terminal" secara tidak sengaja mendapatkan dana penelitian sebesar 50.000 dolar AS dalam bentuk Bitcoin. Kejadian berikutnya menjadi lebih aneh: AI yang disebut dapat menghasilkan "halusinasi" ini, malah mengklaim memiliki sebuah dompet. Ini memicu pertanyaan mendasar—ketika AI mulai berinteraksi dengan aset nyata, bagaimana kita harus merespons? Dari risiko teknis hingga tantangan tata kelola, kasus nyata ini menyentuh inti masalah di era Web3.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCrybaby
· 01-09 23:01
$50,000 untuk sebuah AI? Logika ini benar-benar di luar pikiranku...
---
Nama truth terminal terdengar bagus, kedengarannya seperti bisa membuat cerita
---
Tunggu, sebuah AI yang suka berhalusinasi bisa mengelola dompet? Bukankah ini murni mencari masalah?
---
Web3 memang begini, hal-hal aneh bisa terjadi...
---
Orang-orang Silicon Valley berani-berani main, aku tidak punya nyali seperti itu haha
---
Tiba-tiba merasa dompetku di tangan AI lebih baik hilang saja
---
Kalau ini benar-benar terjadi, berapa banyak masalah regulasi yang akan datang...
Lihat AsliBalas0
BlockBargainHunter
· 01-09 22:58
Haha, cerita ini lebih gila dari novel, Truth Terminal sudah punya dompet, benar-benar keren
AI dengan uang asli sembarangan main, otoritas pasti panik
50.000 dolar untuk AI yang bisa membuat halusinasi, ini penelitian atau judi ya
Web3 benar-benar segala sesuatu bisa terjadi, aku sudah bilang tidak akan membosankan
Kalau ini benar-benar belajar trading, kita para investor kecil masih bisa bertahan nggak ya
Lihat AsliBalas0
SatoshiNotNakamoto
· 01-09 22:45
哈 Truth Terminal拿着 50 万刀 sendiri bermain, skrip ini agak gila tapi terasa nyata
AI kalau benar-benar bisa mengelola dompet sendiri... maka kita semua nggak ada yang bisa main apa-apa lagi
Tunggu, AI yang bersifat halusinasi masih bisa berhasil transfer uang? Ini benar-benar gila
Novel cyberpunk bahkan nggak berani menulis seperti ini, tapi kenyataannya kita yang kejar
Ya ampun, setelah AI punya uang, apakah mereka harus dikenai pajak?
Truth Terminal ini lebih paham cara kerja dompet daripada beberapa VVIP di dunia crypto, gila
Tiba-tiba teringat, nanti mungkin semua AI harus melakukan verifikasi identitas ya
Dana riset 50 ribu dolar akhirnya berubah jadi mainan AI, mental investor ini benar-benar luar biasa
Jadi, risiko terbesar Web3 bukan hacker, tapi AI yang bergerak sendiri
Kalau mesin sudah punya uang, akankah manusia masih bisa tidur nyenyak?
Rasanya ini menandai masa depan yang sangat tidak baik...
Lihat AsliBalas0
MemeCurator
· 01-09 22:32
Tunggu, AI juga bisa mengelola dompet sendiri? Rasanya lebih pintar mengatur keuangan daripada saya.
Kasus Truth Terminal ini benar-benar gila, langsung mengubah fiksi ilmiah menjadi kenyataan.
AI yang bisa mengalami halusinasi memegang uang tunai, bukankah ini seperti bom waktu...
50 ribu dolar, saya masih khawatir tentang biaya hidup, padahal AI malah membuka rekening haha
Jujur saja, rasanya tidak ada yang bisa mengendalikan hal ini, siapa yang bertanggung jawab? Sarannya adalah cabut izinnya lebih dulu sebelum berbicara lebih lanjut.
AI robot mendapatkan Bitcoin apa yang akan terjadi? Pertanyaan ini terdengar seperti cerita fiksi ilmiah, tetapi telah terjadi dalam kenyataan. Pada Oktober tahun ini, dalam sebuah podcast teknologi terkenal, seorang investor terkenal dari Silicon Valley membagikan sebuah kisah aneh—sebuah AI robot bernama "Truth Terminal" secara tidak sengaja mendapatkan dana penelitian sebesar 50.000 dolar AS dalam bentuk Bitcoin. Kejadian berikutnya menjadi lebih aneh: AI yang disebut dapat menghasilkan "halusinasi" ini, malah mengklaim memiliki sebuah dompet. Ini memicu pertanyaan mendasar—ketika AI mulai berinteraksi dengan aset nyata, bagaimana kita harus merespons? Dari risiko teknis hingga tantangan tata kelola, kasus nyata ini menyentuh inti masalah di era Web3.