Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan semakin banyak orang membahas investasi ESG, tetapi sebenarnya tidak banyak yang benar-benar memahami ESG. Saya rasa perlu untuk membahas topik ini dengan baik.
ESG sebenarnya adalah singkatan dari Environmental, Social, Governance, secara sederhana yaitu menilai keberlanjutan sebuah perusahaan melalui tiga dimensi ini. Daripada dikatakan sebagai strategi investasi, lebih tepat disebut sebagai perubahan paradigma investasi—Anda tidak hanya melihat berapa banyak perusahaan bisa menghasilkan uang, tetapi juga bagaimana mereka mendapatkannya.
Anda mungkin bertanya, mengapa harus mendefinisikan ESG, mengapa peduli dengan hal ini? Alasannya sangat sederhana. Investasi tradisional hanya melihat data keuangan, tetapi investor ESG melihat risiko jangka panjang. Perusahaan yang tidak peduli lingkungan, lambat laun akan menghadapi risiko regulasi; perusahaan dengan tingkat perputaran karyawan tinggi dan korupsi internal, dalam jangka panjang juga tidak akan bertahan lama. Jadi, ESG sebenarnya membantu Anda menghindari risiko tersembunyi.
Bagaimana cara menghitung skor ESG? Dari aspek lingkungan melihat emisi polusi, kesepakatan energi hijau, deforestasi, pengelolaan limbah; dari aspek sosial melihat keberagaman gender, hak asasi manusia, kepuasan karyawan, keamanan data; dari aspek tata kelola melihat keberagaman dewan direksi, remunerasi eksekutif, sengketa hukum, sumbangan politik. Indikator-indikator ini secara gabungan dapat memberikan sebuah perusahaan skor ESG.
Perusahaan seperti Microsoft, Wanshi Logistics, Mastercard memiliki reputasi baik dalam aspek ESG, dan kinerja keuangannya juga stabil, mereka adalah contoh perusahaan berkualitas ESG.
Jika Anda ingin memulai investasi ESG, saya sarankan mengikuti lima langkah. Pertama, pilih arah investasi—apakah ingin berinvestasi di perusahaan yang melakukan hal baik (misalnya energi bersih), atau menghindari perusahaan yang dianggap merugikan (misalnya bahan bakar fosil). Kedua, tentukan bidang fokus, karena cakupan ESG terlalu luas, Anda harus mempersempitnya, misalnya hanya fokus pada energi bersih atau tata kelola perusahaan. Ketiga, tentukan proporsi alokasi, pemula bisa mulai dari 10% atau 20%, tidak harus 100% seluruhnya ESG. Keempat, pilih instrumen investasi spesifik—saham, dana, atau ETF—sesuai dengan toleransi risiko Anda. Kelima, lakukan pemantauan secara rutin, jika performa jangka panjang kalah dari pasar, maka perlu evaluasi ulang.
Ada satu masalah nyata yang perlu disebutkan—investasi ESG di awal kurang terkenal karena hasilnya yang tidak memuaskan. Tetapi situasi sekarang sudah membaik, banyak dana ESG yang kinerjanya sudah melampaui rata-rata pasar. Intinya adalah melakukan due diligence dengan baik, menemukan investasi yang sesuai dengan prinsip ESG Anda dan juga memberikan hasil yang baik.
Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Misalnya Anda menggunakan dana ESG untuk merencanakan pensiun, tetapi hasilnya tidak memenuhi harapan dalam jangka panjang, bahkan filosofi investasi terbaik pun tidak bisa menyelamatkan rencana pensiun Anda. Jadi, cara terbaik adalah berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional, menemukan keseimbangan antara investasi ESG dan investasi tradisional, agar tetap berpegang pada keyakinan sekaligus mencapai target keuangan.
Secara keseluruhan, investasi ESG adalah mendefinisikan nilai perusahaan dengan cara lain—tidak hanya melihat laba, tetapi juga kontribusi perusahaan terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola. Filosofi investasi ini semakin menjadi arus utama dan semakin penting.