📍Dunia benar-benar kekurangan minyak saat Hormuz diblokir?


📌 Jika Selat Hormuz berhenti beroperasi, pasokan sekitar 20 juta barel minyak per hari hilang, setara dengan 20% dari pasokan minyak global.
📌 Negara-negara mulai mencari sumber pengganti:
- Produksi surplus: +3 juta/hari
- Iran tetap mengekspor: +2 juta/hari
- Pasokan Timur-Barat Saudi: +5 juta/hari (batas ~7 juta)
- UAE ADCOP: +0.8 juta/hari (batas ~1.8 juta)
- Irak Kirkuk–Ceyhan: +0.3 juta/hari
-> Total maksimum bisa menutupi sekitar 10.5 juta barel/hari. Kekurangan tetap sekitar 6.4 juta barel/hari. Itu bahkan belum termasuk peningkatan produksi OPEC+ jika diajukan.
📌 Di luar Timur Tengah:
- Pelonggaran sanksi terhadap Rusia (AS menutup mata terhadap penjualan minyak tambahan dari Rusia dan Iran ke pasar): +1 juta barel/hari
- Permintaan global menurun karena harga naik: +2.5 juta/hari
- Sebagian minyak disalurkan melalui Hormuz: +0.5 juta/hari
-> Menyelesaikan kebutuhan tambahan sekitar 4 juta barel/hari.
📌Jelas kekurangan nyata terhadap kebutuhan energi global hanya sekitar: ~2.5 juta barel/hari (hanya ~2% dari kebutuhan sebelum krisis). Oleh karena itu, harga minyak naik karena harapan lebih dari kekurangan pasokan nyata.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan