Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
⏱️ Apa itu Futures dalam 60 Detik?
Bayangkan kamu ingin beli iPhone 17 yang baru akan rilis 6 bulan lagi. Kamu takut harganya bakal naik jadi Rp25 juta saat rilis nanti.
Lalu kamu bikin janji sama toko: "Eh, saya kunci harganya sekarang ya di Rp20 juta. Saya bayar 6 bulan lagi pas barangnya ada."
Kalau 6 bulan lagi harganya naik ke Rp25 juta: Kamu untung! Karena kamu tetap bayar Rp20 juta sesuai janji.
Kalau harganya turun ke Rp15 juta: Kamu rugi, karena kamu wajib bayar Rp20 juta sesuai kontrak awal.
Futures adalah "kontrak janji" itu. Kamu bukan beli barangnya sekarang, tapi menebak harga di masa depan.
Bisa untung saat harga naik (Long) 📈
Bisa untung saat harga turun (Short) 📉
📊 Cara Baca Chart Buat Pemula (Tanpa Pusing)
Melihat grafik harga itu mirip seperti melihat rekaman jejak pertempuran antara tim Pembeli dan tim Penjual.
1. Kenalan sama "Lilin" (Candlestick)
Lupakan garis berliku-liku. Lihat batang-batang yang ada di chart:
Warna Hijau: Pembeli lebih kuat. Harga ditutup lebih tinggi dari harga buka.
Warna Merah: Penjual lebih kuat. Harga "longsor" dari harga buka.
Ekor (Garis tipis di atas/bawah): Itu artinya harga sempat mampir ke sana, tapi ditolak mentah-mentah sebelum waktu habis.
2. Lihat "Arus Sungai" (Trend)
Jangan fokus ke satu batang lilin saja. Lihat arah besarnya:
Uptrend: Tangga naik. (Beli di sini)
Downtrend: Perosotan turun. (Jual atau tonton saja)
Sideways: Jalan datar. (Mending tidur dulu, pasar lagi galau)
3. Batas "Lantai" dan "Atap" (Support & Resistance)
Ini kunci paling gampang buat tahu kapan harus masuk:
Support (Lantai): Area di mana harga biasanya "membal" ke atas tiap kali menyentuh bawah. Bayangkan bola pingpong jatuh ke lantai.
Resistance (Atap): Area di mana harga susah banget tembus ke atas. Tiap nyentuh, harga turun lagi.
👉 Kesimpulan buat kamu:
Trading Futures itu ibarat balapan. Chart adalah peta jalannya. Jangan fokus cari "angka ajaib", cukup ikuti ke mana arus sungai mengalir dan beli pas harga lagi menyentuh "lantai".
#GateSquareAprilPostingChallenge #BTC #ETH #GATE
$BTC $ETH $GT