Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#USIranCeasefireTalksFaceSetbacks
Tagar **#USIranCeasefireTalksFaceSetbacks** sedang tren karena negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran menghadapi hambatan besar, membuat situasi sangat tidak pasti dan tegang. Meskipun kedua negara awalnya sepakat untuk gencatan senjata sementara guna mengurangi konflik langsung, pembicaraan yang bertujuan mengubah ini menjadi kesepakatan jangka panjang telah melambat karena ketidakpercayaan yang mendalam dan kepentingan yang bertentangan. Iran menuduh Amerika Serikat melanggar pemahaman tertentu terkait aktivitas militer dan operasi regional, sementara AS mengkritik tuntutan Iran sebagai tidak realistis dan sulit dilaksanakan. Pertukaran tuduhan ini telah melemahkan kepercayaan di kedua sisi dan membuat dialog konstruktif menjadi lebih sulit.
Alasan utama lainnya untuk kemunduran ini adalah ketidaksepakatan mengenai isu strategis penting. Termasuk di dalamnya program nuklir Iran, khususnya pengayaan uranium, yang tetap menjadi perhatian utama bagi AS dan sekutunya, serta pengendalian dan keamanan Selat Hormuz, jalur minyak global yang vital. Selain itu, ketegangan regional yang lebih luas melibatkan negara-negara seperti Israel dan kelompok seperti Hizbullah terus memperumit situasi, karena Iran mencari jaminan yang melampaui hanya ketentuan bilateral dengan AS. Isu-isu ini kompleks dan saling terkait, sehingga sulit untuk mencapai kompromi dan memperlambat kemajuan dalam negosiasi.
Selain itu, pembicaraan sudah hampir runtuh, membutuhkan intervensi mendesak dari mediator agar tetap hidup. Meskipun gencatan senjata sementara masih secara teknis berlaku, namun tetap rapuh dan bisa saja pecah kapan saja jika negosiasi gagal. Kedua pihak juga dilaporkan tetap menjaga kesiapan militer, menunjukkan bahwa mereka bersiap untuk kemungkinan eskalasi jika diplomasi tidak berhasil. Secara keseluruhan, kemunduran dalam pembicaraan gencatan senjata menyoroti betapa rapuhnya proses perdamaian, dengan konflik yang belum terselesaikan, kurangnya kepercayaan, dan kepentingan politik yang tinggi terus menghalangi terciptanya kesepakatan yang stabil dan langgeng.