Pernah bertanya-tanya bagaimana bisnis menentukan biaya mana yang tetap sama terlepas dari volume produksi dan mana yang berubah sesuai jumlah? Di sinilah pendekatan akuntansi metode high-low sangat berguna. Ini adalah salah satu cara tercepat untuk memecah struktur biaya Anda tanpa perlu perangkat lunak keuangan yang rumit.



Lalu, apa sebenarnya metode ini? Pada dasarnya, Anda melihat periode aktivitas tertinggi dan terendah, lalu menggunakan dua data tersebut untuk memperkirakan biaya tetap dan biaya variabel per unit. Keindahannya terletak pada kesederhanaan. Anda tidak perlu semua data dari tahun tersebut, cukup data ekstremnya saja.

Izinkan saya menjelaskan bagaimana cara kerjanya. Misalnya, Anda melacak biaya produksi bulanan. Pada bulan tersibuk, Anda memproduksi 1.500 unit dan menghabiskan $58.000. Pada bulan terlemah, Anda memproduksi 900 unit dengan biaya $39.000. Sekarang, Anda dapat menghitung biaya variabel per unit dengan mengambil selisih biaya dibagi selisih jumlah unit: ($58.000 - $39.000) dibagi (1.500 - 900), yang menghasilkan $19.000 dibagi 600, sekitar $31,67 per unit.

Setelah mengetahui biaya variabel per unit, menemukan biaya tetap menjadi lebih mudah. Ambil salah satu titik ekstrem, misalnya titik tertinggi, dan kerjakan mundur. Menggunakan titik tertinggi: $58.000 dikurangi ($31,67 kali 1.500 unit) sama dengan $10.495 sebagai biaya tetap. Periksa dengan titik terendah: $39.000 dikurangi ($31,67 kali 900) sama dengan $10.497. Hasilnya hampir sama, ini menunjukkan bahwa perhitungan metode high-low sudah benar.

Mengapa ini penting? Sekarang Anda bisa memprediksi biaya pada tingkat produksi berapa pun. Ingin tahu berapa biaya untuk 2.000 unit? Biaya tetap $10.495 ditambah ($31,67 kali 2.000) sama dengan $73.835. Sangat sederhana, bukan?

Daya tarik utamanya adalah kecepatan dan kemudahan akses. Pemilik usaha kecil dan akuntan sering menggunakan metode ini saat mereka membutuhkan jawaban cepat tanpa harus melakukan analisis regresi atau perangkat lunak statistik yang rumit. Metode ini sangat cocok untuk perusahaan dengan fluktuasi musiman karena menetapkan dasar biaya yang jelas.

Namun, ada beberapa keterbatasan yang perlu disebutkan. Metode ini mengasumsikan biaya bergerak dalam garis lurus sesuai aktivitas, yang tidak selalu benar dalam kenyataan bisnis. Selain itu, metode ini mengabaikan semua data di antara titik tertinggi dan terendah, jadi jika ekstrem tersebut bukan bulan yang biasa, hasilnya bisa menyimpang. Untuk perusahaan dengan biaya yang sangat tidak teratur, mungkin Anda perlu analisis yang lebih canggih.

Tapi untuk situasi yang sederhana? Pendekatan akuntansi metode high-low memberi Anda wawasan yang solid tentang struktur biaya dengan usaha minimal. Apakah Anda sedang menyusun anggaran kuartal berikutnya, mengevaluasi investasi bisnis, atau sekadar ingin memahami ke mana uang Anda pergi, kerangka ini membantu memisahkan mana yang tetap dan mana yang variabel. Kejelasan itu sendiri sudah cukup berharga untuk diketahui.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan