Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
44% Sumber Pasokan Bitcoin Sedang Merugi: Kapan Pasar Bear Berakhir?
Pasar Bitcoin menghadapi tekanan besar ketika rasio pasokan yang mengalami kerugian meningkat tajam. Menurut data terbaru dari Glassnode, sekitar 44% dari total pasokan Bitcoin yang beredar saat ini berada di zona rugi. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar 66.450 USD, turun sekitar 47% dari puncak 126.000 USD yang ditetapkan pada Oktober 2025. Penyesuaian tajam ini telah membuat investor menanggung sekitar 598,7 miliar USD kerugian yang belum terealisasi, dengan sekitar 8,8 juta BTC berada dalam kondisi modal negatif. Struktur Pasar yang Mirip dengan Tahun 2022 Glassnode menilai bahwa situasi saat ini memiliki banyak kemiripan dengan kuartal II/2022—periode ketika pasar memasuki fase penurunan yang tajam. Berdasarkan analisis, untuk menyerap volume kerugian yang besar seperti sekarang, pasar membutuhkan proses pemindahan aset dari investor yang sedang merugi ke arus dana baru yang masuk pada kisaran harga yang lebih rendah. Yang menonjol, kelompok investor jangka panjang (memegang lebih dari 155 hari) mencatat tingkat kerugian terealisasi sekitar 200 juta USD per hari. Glassnode memandang ini sebagai tanda adanya aksi cut loss yang proaktif. Dalam sejarah, ketika angka ini turun di bawah 25 juta USD/hari, itu biasanya merupakan sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah dan pasar mungkin sedang mendekati zona pembentukan dasar. Tekanan dari ETF dan Kebutuhan yang Melemah Faktor lain yang menambah tekanan adalah harga Bitcoin yang saat ini masih lebih rendah dari 83.408 USD—yang dianggap sebagai harga rata-rata tertimbang biaya (cost basis) investor ETF Bitcoin spot di Amerika. Ini berarti kelompok investor institusional melalui ETF juga sedang menanggung kerugian. Pada minggu yang berakhir pada 27/3, produk investasi Bitcoin global mencatat arus keluar bersih lebih dari 194 juta USD, menunjukkan bahwa sentimen kehati-hatian masih mendominasi. Dari sisi kebutuhan, data dari Capriole Investments menunjukkan indikator “apparent demand” berada pada level -1.623 BTC, yang mencerminkan bahwa tekanan jual lebih dominan. Sementara itu, CryptoQuant menilai bahwa penyempitan kebutuhan yang berlangsung lama sejak November 2025 mengonfirmasi bahwa pasar masih berada dalam fase “distribusi”. Kapan Pasar Beruang Akan Berakhir? Berdasarkan data on-chain, beberapa sinyal penting yang perlu dipantau meliputi: Kerugian terealisasi investor jangka panjang turun tajam hingga di bawah 25 juta USD/hari.Kebutuhan pembelian kembali dan indikator “apparent demand” beralih ke wilayah positif.Arus dana ETF berhenti mengalami arus keluar bersih dan mulai stabil atau meningkat kembali. Sampai faktor-faktor di atas muncul dengan jelas, pasar kemungkinan masih berada dalam proses penyesuaian dan redistribusi. Namun, seperti pada siklus-siklus sebelumnya, periode paling pesimistis biasanya juga menjadi waktu untuk meletakkan fondasi bagi siklus pertumbuhan berikutnya.