Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Trump Klaim Iran Kirim 20 Kapal Minyak Lewat Selat Hormuz sebagai “Tanda Hormat”
Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Iran akan mengirimkan 20 kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz mulai besok sebagai bentuk “tanda hormat” dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.
Trump menyebut kapal kapal tersebut sebagai “kapal besar berisi minyak” yang akan mulai melintas dalam waktu dekat. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait konflik yang memengaruhi jalur energi global.
Klaim tersebut muncul setelah sebelumnya Iran sempat membatasi lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Pembatasan ini menyebabkan penurunan drastis aktivitas pelayaran dan memicu lonjakan harga energi global.
Dalam beberapa hari terakhir, akses terbatas mulai diberikan kepada kapal tertentu, terutama yang dianggap tidak terlibat dalam konflik. Namun, volume lalu lintas kapal masih jauh di bawah kondisi normal, mencerminkan tingginya risiko di kawasan tersebut.
Trump juga menyatakan bahwa langkah ini menjadi sinyal positif dalam negosiasi antara kedua negara, meskipun belum ada kepastian terkait kesepakatan yang lebih luas. Ia menambahkan bahwa peluang tercapainya kesepakatan masih terbuka, namun tetap bergantung pada perkembangan situasi ke depan.
Selat Hormuz sendiri menjadi pusat perhatian global dalam beberapa pekan terakhir akibat konflik yang melibatkan kekuatan besar dunia. Setiap perubahan kebijakan terkait jalur ini memiliki dampak langsung terhadap harga minyak, stabilitas pasar, serta rantai pasok energi internasional.
Dengan adanya potensi kembali terbukanya jalur pengiriman minyak, pasar kini mencermati apakah langkah ini akan berlanjut menjadi normalisasi distribusi energi atau hanya bersifat sementara di tengah ketegangan yang masih berlangsung.