Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Hasil obligasi pemerintah Jepang melonjak, apa artinya bagi dunia kripto?$BTC
Mari kita lihat apa yang terjadi:
Pada 27 Maret, hasil obligasi 10 tahun Jepang naik ke 2,36%, mencapai level tertinggi sejak 1999.
Sejak awal tahun ini, angka ini telah meningkat lebih dari 20%, dan terus mempercepat kenaikannya.
Ini bukan hal kecil bagi dunia kripto.
Mengapa ini perlu diperhatikan? Rantai logika sangat sederhana:
Jepang adalah “ekonomi utama terakhir yang mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar di dunia”.
Selama beberapa dekade terakhir, tak terhitung lembaga dan individu meminjam dengan suku bunga hampir nol yen, lalu membeli aset berpenghasilan tinggi—termasuk saham AS, Bitcoin, emas.
Ini dikenal sebagai “arbitrase yen”.
Sekarang, hasil obligasi Jepang melonjak, yang berarti:
1. Meminjam menjadi lebih mahal: margin keuntungan dari arbitrase menyempit
2. Dana harus dikembalikan: lembaga mulai menutup posisi, menjual aset untuk mengembalikan yen dan melunasi utang
3. Tekanan jual muncul: termasuk dari aset yang dijual, seperti mata uang kripto
Sejak 2024, setiap kenaikan suku bunga Bank of Japan disertai dengan penurunan Bitcoin minimal 20%:
- Maret 2024: setelah kenaikan suku bunga, Bitcoin turun sekitar 23%
- Juli 2024: suku bunga naik menjadi 0,25%, Bitcoin dari 65.000 turun ke 50.000, pasar kripto kehilangan 60 miliar dolar AS
- Januari 2025: suku bunga naik menjadi 0,5%, Bitcoin jatuh 25%-31% dalam 20 hari
(1) Dampak jangka pendek: tekanan tidak kecil
Lembaga Jepang memegang sekitar 1,1 triliun dolar AS dalam obligasi AS dan banyak aset luar negeri.
Ketika hasil obligasi Jepang melewati 2,3%, modal mulai mengalir kembali, likuiditas global mengerut.
Bitcoin, sebagai salah satu aset paling sensitif terhadap likuiditas, pasti akan terpengaruh.
(2) Dampak jangka panjang: mungkin peluang
Kerentanan sistem fiat mulai terungkap, malah bisa memperkuat narasi Bitcoin.
Tapi apapun skenarionya, satu hal sudah sangat jelas: pesta aset global yang didukung oleh yen murah sedang surut.
Bagi pemain dunia kripto, saat ini bukan saat untuk bertaruh arah, melainkan saat untuk menilai posisi.
Leverage, pengelolaan risiko, ruang toleransi—hal-hal ini lebih penting daripada sekadar menebak naik atau turun.