Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
@everyone
**FOMC Jadi Biang Kerok Bikin Bitcoin Ambruk Terus**
Federal Open Market Committee (FOMC) atau rapat yang dilakukan The Federal Reserve (The Fed) untuk menentukan arah kebijakan ekonomi, biasanya terkait penentuan suku bunga.
Pada periode saat ini, FOMC yang biasanya saling berkaitan dengan pasar crypto justru menjadi momok bagi aset-aset tersebut. Secara, pada bulan Oktober tahun lalu The Fed menahan suku bunga dan membuat Bitcoin menurun dari US$113 ribu ke US$109 ribu pada Rabu (29/10), menurut data Trading View.
Lalu, di bulan Desember tahun 2025, Ketua The Fed Jerome Powell mengumumkan penurunan suku bunga menjadi 3,50-3,75% dan Bitcoin malah anjlok dari US$94 ribu ke US$91 ribu, Rabu (10/12).
Setelah itu, bulan Januari tahun ini, The Fed tetap menahan suku bunga 3,50-3,75% yang mencpitakan penurunan Bitcoin menjadi US$89 ribu pada Rabu (28/01). Hal itu justru membuat aset tersebut terus menurun hingga sempat menyentuh harga US$59 ribu.
Terakhir, The Fed baru saja menggelar rapatnya dan kembali menahan suku bunga bank sentral. Sehingga, penurunan pun terjadi dari harga Bitcoin US$74 ribu ke US$70 ribu, Rabu (18/03) lalu.
Dengan demikian, pada siklus kali ini FOMC belum bisa mendorong harga Bitcoin melonjak, meskipun pengumumannya tersebut bersfiat positif. Hal ini mengisyaratkan struktur pasar Bitcoin kini tidak bergantung pada arah kebijakan The Fed.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan analis Wintermute bahwa FOMC kini bertindak sebagai penghambat reli dari Bitcoin yang membuat arus keluar pasar exchange-traded fund (ETF) tak terhindarkan. Namun, perlu diingat bahwa FOMC merupakan salah satu faktor penyebab penurunannya.
_Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR)._
-# Sumber gambar: ATFX