Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Volume, seperti namanya, adalah jumlah transaksi yang selesai dalam suatu periode waktu tertentu di pasar, bisa berupa volume transaksi suatu mata uang kripto tertentu atau total volume transaksi seluruh pasar. Ini adalah salah satu indikator penting untuk mengukur tingkat aktivitas pasar dan kekuatan beli jual.
Jika menganggap pasar sebagai sebuah "kedai teh susu", volume transaksi adalah total jumlah "teh susu" yang terjual selama periode tersebut.
📋Selanjutnya saya akan memperkenalkan dua perubahan yang dihasilkan oleh volume transaksi:
Pengurangan volume
Bentuk: volume transaksi secara signifikan berkurang dibandingkan periode sebelumnya
Esensi: pandangan pembeli dan penjual mulai menyatu, yang terbagi menjadi dua situasi
Semua orang tidak percaya pada saham ini, menganggap akan turun, menyebabkan ada yang menjual dan tidak ada yang membeli
Semua orang percaya pada saham ini, menganggap akan naik, menyebabkan ada yang membeli tetapi tidak ada yang menjual
Volume meningkat
Bentuk: volume transaksi secara signifikan bertambah dibandingkan periode sebelumnya
Esensi: pandangan pembeli dan penjual mulai tidak sejalan, sebagian besar membeli dalam jumlah besar, sebagian lagi menjual dalam jumlah besar
📌Bagaimana volume mempengaruhi kenaikan dan penurunan harga?
Setelah kita memahami esensi volume, kita akan menyadari bahwa sepertinya tidak banyak gunanya, pasar kan hanya naik atau turun? Memang benar, jadi kita perlu memahami lebih jauh bagaimana harga naik dan turun.
Inti dari fluktuasi harga adalah hubungan penawaran dan permintaan di pasar. Contohnya: ketika toko hanya memiliki 50 gelas teh susu, tetapi ada 100 orang yang antre membeli, maka penjual tidak khawatir teh susu tidak terjual dan akan menaikkan harga dari 5 menjadi 6 rupiah. Saat ini ada yang bersedia membayar 6 rupiah, maka harga teh susu akan naik ke 6 rupiah. Jika ada yang merasa barangnya mahal dan tidak membeli, volume transaksi akan turun, dan penjual akan merasa tidak bagus, bagaimana kalau tidak terjual semua? Maka harga akan diturunkan ke 5,5 rupiah. Ini adalah penurunan volume saat harga naik. Setelah harga turun, pembeli akan kembali banyak, volume transaksi naik lagi, dan penjual merasa bahwa mereka bisa kembali menaikkan harga ke 6,5 rupiah, dan ini adalah kenaikan volume lagi.
Dari contoh di atas, kita bisa memahami secara sederhana tentang kenaikan harga, dan penurunan pun sama. Jika 100 gelas teh susu dijual kepada 50 orang, harga akan turun. Tidak perlu dijelaskan lagi di sini.
Oleh karena itu, kita biasanya menganggap volume berubah terlebih dahulu sebelum harga. Dengan mengamati perubahan volume, kita bisa mendapatkan gambaran tentang arah pergerakan harga di masa depan.
Misalnya setelah periode sideways jangka panjang, tiba-tiba volume meningkat, ini menunjukkan bahwa pandangan penjual dan pembeli sangat berbeda. Penjual merasa teh susu mungkin akan turun harga dan berusaha menjual sebanyak-banyaknya, sementara pembeli merasa harga akan naik dan segera membeli, sehingga volume tiba-tiba membesar. Ini menunjukkan bahwa harga teh susu kemungkinan besar akan berfluktuasi di masa depan, bukan terus sideways. Tapi, apakah akan naik atau turun?
Ini harus dikombinasikan dengan grafik harga, yaitu yang kita sebut hubungan volume dan harga.
🏷️Ringkasan apa itu volume
Volume memungkinkan kita untuk memperkirakan bahwa fluktuasi harga di masa depan akan membesar dan keluar dari kisaran sideways saat ini. Tapi tidak bisa menentukan apakah harga akan naik atau turun. Esensi dari menilai apakah harga akan naik atau turun adalah melihat kekuatan pembeli dan penjual mana yang lebih kuat, apakah stok teh susu (penjual) lebih banyak atau jumlah pembeli lebih banyak, inilah kunci utama yang menentukan arah pergerakan harga.