Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga $XAUUSD Melonjak Hampir 2% di Tengah Ketidakpastian Konflik Timur Tengah
NEW YORK. Harga emas kembali melonjak hampir 2% pada Rabu (25/3/2026), dipicu oleh turunnya harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga, meski konflik di Timur Tengah masih menimbulkan ketidakpastian.
Harga emas spot naik 1,8% menjadi US$ 4.552,94 per ons pada pukul 13.30 Waktu setempat, setelah sempat menyentuh titik terendah empat bulan pada Senin lalu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April ditutup naik 3,4% di level us$ 4.552,30.
“Emas mengalami pemulihan teknis dan juga didukung oleh optimisme bahwa permusuhan yang melibatkan Iran mungkin berkurang, yang menekan harga minyak,” ujar Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Ahli Strategi Logam Senior di Zaner Metals.
Ia menambahkan, Jika kekhawatiran inflasi terus menurun, emas berpotensi naik kembali ke us$ 5.000 per ons.
Harga minyak turun setelah Amerika Serikat mengirimkan proposal 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri konflik. Iran masih meninjau proposal tersebut, meski respons awalnya negatif, kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters.
Di sisi lain, Pentagon berencana mengirim ribuan pasukan udara ke Teluk sebagai opsi tambahan bagi Presiden Trump untuk menyerang darat jika diperlukan.
Turunnya harga minyak meredakan tekanan inflasi, yang pada gilirannya menurunkan risiko suku bunga tinggi jangka panjang.
"Meski emas biasanya menjadi aset lindung nilai inflasi, suku bunga tinggi membuat daya tariknya menurun karena biaya peluang meningkat," kata analis dari SP Angel.
SP Angel juga menyoroti bahwa volatilitas harga emas baru-baru ini mencerminkan keluarnya aliran investasi spekulatif pada 2025, namun tren diversifikasi cadangan bank sentral kemungkinan akan berlanjut pada 2026.
Sepanjang 2025, harga emas spot naik 64%, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa $5.594,82 per ons pada 29 Januari.
Selain emas, harga logam mulia lain mengalami pergerakan: perak spot naik 1,7% menjadi US$ 72,41, platinum naik 0,1% menjadi US$ 1.936,00, sedangkan paladium turun 1% menjadi US$ 1.424,99.