Investasi Justin Bieber NFT: Bagaimana Taruhan $1,7 Juta Menjadi Bencana 93%

Gaya pop Amerika Justin Bieber menjadi contoh peringatan akan risiko pasar seni digital melalui investasinya di NFT. Awalnya dianggap sebagai investasi menjanjikan dalam koleksi digital, namun kurang dari empat tahun kemudian berakhir dengan kerugian nilai lebih dari 1,5 juta dolar.

Koleksi Termahal: Biebers Bored Ape-Affen Menghabiskan Banyak Uang

Pada awal 2022, Justin Bieber membayar jumlah fantastis untuk dua NFT dari koleksi Bored Ape Yacht Club (BAYC). Untuk digital ape nomor 3001, dia menginvestasikan 500 ETH, saat itu bernilai sekitar 1,3 juta dolar. NFT kedua, Ape#3850, membebani dia 166 ETH, sekitar 470.000 dolar. Total, penyanyi ini menghabiskan lebih dari 1,7 juta dolar untuk kedua karya seni digital tersebut.

NFT ini, dikenal sebagai token tidak-fungible, adalah koleksi digital unik berbasis teknologi blockchain. Mereka menjadi sangat populer pada 2021 karena memberi penggemar dan investor kesempatan untuk memperdagangkan dan berspekulasi dengan aset digital eksklusif.

Dari Puncak Rekor ke Kejatuhan: Kegagalan Pasar BAYC

Bored Ape Yacht Club adalah koleksi terbatas berisi 10.000 NFT yang menampilkan monyet komik dengan berbagai ciri khas. Pada April 2022, koleksi ini mencapai puncaknya: kapitalisasi pasar total lebih dari 1,4 juta ETH, dan satu monyet rata-rata dihargai 153 ETH.

Saat ini, kedua NFT Bieber jauh lebih murah menurut platform perdagangan OpenSea. Ape#3001 hanya bernilai sekitar 29,95 WETH (sekitar 59.000 dolar), sementara Ape#3850 turun ke 30,06 WETH (sekitar 58.900 dolar). Ini berarti kerugian nilai sebesar 93 persen. Seluruh koleksi BAYC dari puncaknya turun menjadi hanya 31,4 ETH per NFT—penurunan lebih dari 79 persen.

Efek Selebriti dan Kontroversi Pemasaran

Justin Bieber bukan satu-satunya investor terkenal yang terjebak dalam euforia NFT 2022. Selebriti seperti Snoop Dogg, Drake, dan Eminem juga membeli NFT Bored Ape dan aktif mempromosikannya di media sosial. Mereka turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan sebesar 87 juta dolar untuk MoonPay, perusahaan kripto yang memungkinkan pengguna membeli NFT dengan mata uang konvensional.

Kondisi ini memicu spekulasi tentang adanya kampanye pemasaran yang dikendalikan. Pengguna Twitter dan pengamat pasar mulai mempertanyakan apakah selebriti sengaja digunakan untuk meningkatkan permintaan NFT BAYC secara artifisial. Akun Twitter “Autism Capital” misalnya, memposting: “Justin Bieber diberi NFT ini oleh MoonPay sebagai strategi pemasaran agar mereka bisa memanfaatkan pengaruhnya untuk meningkatkan nilai NFT mereka.” Dugaan bahwa selebriti digunakan sebagai multiplier untuk manipulasi pasar belum dapat dibuktikan secara pasti.

Pasar NFT Jatuh Bebas: Ketika Gelembung Meletus

Kejatuhan BAYC bukan fenomena tunggal, melainkan gejala dari keruntuhan pasar yang lebih besar. Volume perdagangan NFT menurun lebih dari 50 persen sejak ledakan NFT 2021/2022 hingga saat ini. Pada bulan-bulan kritis, situasi semakin memburuk: harga minimum NFT BAYC di hari-hari tertentu turun hingga 16 persen.

Perkembangan dramatis ini menunjukkan betapa cepat aset digital bisa kehilangan nilainya ketika spekulasi awal mereda dan fundamental yang nyata tidak ada. Kisah investasi NFT Justin Bieber menjadi pelajaran bahwa bahkan selebriti dan investasi besar pun tidak kebal terhadap gelembung spekulasi—baik itu NFT, mata uang kripto, maupun aset digital lainnya.

APE6,3%
ETH6,45%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan