Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Investasi Justin Bieber NFT: Bagaimana Taruhan $1,7 Juta Menjadi Bencana 93%
Gaya pop Amerika Justin Bieber menjadi contoh peringatan akan risiko pasar seni digital melalui investasinya di NFT. Awalnya dianggap sebagai investasi menjanjikan dalam koleksi digital, namun kurang dari empat tahun kemudian berakhir dengan kerugian nilai lebih dari 1,5 juta dolar.
Koleksi Termahal: Biebers Bored Ape-Affen Menghabiskan Banyak Uang
Pada awal 2022, Justin Bieber membayar jumlah fantastis untuk dua NFT dari koleksi Bored Ape Yacht Club (BAYC). Untuk digital ape nomor 3001, dia menginvestasikan 500 ETH, saat itu bernilai sekitar 1,3 juta dolar. NFT kedua, Ape#3850, membebani dia 166 ETH, sekitar 470.000 dolar. Total, penyanyi ini menghabiskan lebih dari 1,7 juta dolar untuk kedua karya seni digital tersebut.
NFT ini, dikenal sebagai token tidak-fungible, adalah koleksi digital unik berbasis teknologi blockchain. Mereka menjadi sangat populer pada 2021 karena memberi penggemar dan investor kesempatan untuk memperdagangkan dan berspekulasi dengan aset digital eksklusif.
Dari Puncak Rekor ke Kejatuhan: Kegagalan Pasar BAYC
Bored Ape Yacht Club adalah koleksi terbatas berisi 10.000 NFT yang menampilkan monyet komik dengan berbagai ciri khas. Pada April 2022, koleksi ini mencapai puncaknya: kapitalisasi pasar total lebih dari 1,4 juta ETH, dan satu monyet rata-rata dihargai 153 ETH.
Saat ini, kedua NFT Bieber jauh lebih murah menurut platform perdagangan OpenSea. Ape#3001 hanya bernilai sekitar 29,95 WETH (sekitar 59.000 dolar), sementara Ape#3850 turun ke 30,06 WETH (sekitar 58.900 dolar). Ini berarti kerugian nilai sebesar 93 persen. Seluruh koleksi BAYC dari puncaknya turun menjadi hanya 31,4 ETH per NFT—penurunan lebih dari 79 persen.
Efek Selebriti dan Kontroversi Pemasaran
Justin Bieber bukan satu-satunya investor terkenal yang terjebak dalam euforia NFT 2022. Selebriti seperti Snoop Dogg, Drake, dan Eminem juga membeli NFT Bored Ape dan aktif mempromosikannya di media sosial. Mereka turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan sebesar 87 juta dolar untuk MoonPay, perusahaan kripto yang memungkinkan pengguna membeli NFT dengan mata uang konvensional.
Kondisi ini memicu spekulasi tentang adanya kampanye pemasaran yang dikendalikan. Pengguna Twitter dan pengamat pasar mulai mempertanyakan apakah selebriti sengaja digunakan untuk meningkatkan permintaan NFT BAYC secara artifisial. Akun Twitter “Autism Capital” misalnya, memposting: “Justin Bieber diberi NFT ini oleh MoonPay sebagai strategi pemasaran agar mereka bisa memanfaatkan pengaruhnya untuk meningkatkan nilai NFT mereka.” Dugaan bahwa selebriti digunakan sebagai multiplier untuk manipulasi pasar belum dapat dibuktikan secara pasti.
Pasar NFT Jatuh Bebas: Ketika Gelembung Meletus
Kejatuhan BAYC bukan fenomena tunggal, melainkan gejala dari keruntuhan pasar yang lebih besar. Volume perdagangan NFT menurun lebih dari 50 persen sejak ledakan NFT 2021/2022 hingga saat ini. Pada bulan-bulan kritis, situasi semakin memburuk: harga minimum NFT BAYC di hari-hari tertentu turun hingga 16 persen.
Perkembangan dramatis ini menunjukkan betapa cepat aset digital bisa kehilangan nilainya ketika spekulasi awal mereda dan fundamental yang nyata tidak ada. Kisah investasi NFT Justin Bieber menjadi pelajaran bahwa bahkan selebriti dan investasi besar pun tidak kebal terhadap gelembung spekulasi—baik itu NFT, mata uang kripto, maupun aset digital lainnya.