Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasar keuangan Asia dalam krisis: minggu terburuk dalam enam tahun di tengah ketegangan Timur Tengah
Pasar keuangan Asia mencatat kinerja terburuk dalam enam tahun terakhir, dengan bursa saham Asia mengalami penurunan signifikan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah. Konflik yang sedang berlangsung sangat mengguncang kepercayaan investor, menciptakan suasana tidak pasti yang terlihat jelas di indeks saham utama di benua tersebut.
Barometer energi: minyak mencapai level tertinggi sejarah
Harga minyak mentah mencapai level yang mengkhawatirkan, naik hampir 20% selama seminggu – kinerja terkuat sejak perang antara Rusia dan Ukraina dimulai pada 2022. Lonjakan ini merupakan respons langsung terhadap kekhawatiran gangguan rantai pasok energi global dan perkembangan militer yang terus berlangsung di Timur Tengah. Meski pada hari Jumat terjadi sedikit koreksi akibat rumor tentang kemungkinan intervensi pemerintah AS di pasar futures, harga energi tetap tinggi, mencerminkan kekhawatiran pasar yang terus berlanjut.
Ketidakpastian geopolitik melumpuhkan pasar keuangan Asia
Dinamika pasar saat ini ditandai oleh minimnya visibilitas mengenai perkembangan konflik di masa depan. Para trader menghadapi situasi di mana banyak skenario mungkin terjadi, tetapi informasi yang dapat diandalkan untuk menilai probabilitas masing-masing sangat terbatas. Sentimen investor tetap rapuh, berayun antara upaya pemulihan dan penjualan kembali. Volatilitas yang meluas ini mempengaruhi pasar saham maupun komoditas, menciptakan peluang sekaligus risiko besar bagi pelaku pasar keuangan Asia.
Pendapat para ahli tentang penguatan harga
Michael Brown, kepala strategi riset di perusahaan Pepperstone yang terkenal, mengamati bahwa pasar minyak sedang mengalami fase konsolidasi, dengan harga bergerak sideways sementara trader menunggu perkembangan yang lebih jelas. Sementara itu, Dalip Singh, kepala ekonom global di PGIM Fixed Income, menekankan bahwa pasar harus menghadapi berbagai kemungkinan hasil, tetapi kekurangan data yang diperlukan untuk membuat prediksi yang kuat tentang skenario mana yang paling mungkin terjadi.
Faktor risiko tetap menjadi pendorong utama
Sampai ada indikasi pasti mengenai perkembangan geopolitik, para analis memperkirakan bahwa volatilitas tinggi akan terus mendominasi harga energi dan pasar keuangan Asia secara umum. Fokus investor tetap tertuju pada kemungkinan konflik memburuk, yang berpotensi menyebabkan dampak besar terhadap aliran energi global. Situasi stagnan ini, di mana ketidakpastian lebih dominan daripada kejelasan, menjadi salah satu hambatan utama bagi stabilisasi pasar dalam jangka pendek.