Pada periode 11 Maret 2026 pukul 15:00 hingga 15:15 (UTC), harga ETH mengalami penurunan cepat dalam rentang 2042,35 hingga 2065,57 USDT, dengan tingkat pengembalian candlestick sebesar -0,80% dan volatilitas 1,13%. Selama periode ini, volatilitas pasar meningkat tajam, perhatian pasar pun meningkat secara signifikan, dan tekanan jangka pendek memicu kewaspadaan pasar.
Pergerakan ini didorong terutama oleh aliran dana besar di on-chain dan konsentrasi tekanan jual di decentralized exchange (DEX). Data monitoring menunjukkan beberapa transfer ETH besar mengalir ke platform perdagangan, diduga didorong oleh tekanan jual dari institusi atau whale besar, ditambah dengan peningkatan cepat proporsi order jual di DEX, dengan kenaikan tekanan jual yang jelas dalam 15 menit. Selain itu, setelah ETH menembus level support penting secara singkat, beberapa order stop-loss secara berturut-turut tersentuh, mekanisme penutupan otomatis aktif, dan mendorong kekuatan penurunan tambahan.
Selain itu, data on-chain juga menunjukkan beberapa posisi leverage yang secara pasif dilikuidasi, meskipun skala kecil, namun berperan dalam memperbesar volatilitas. Pada saat yang sama, kedalaman pasar menurun, dan minat beli menjadi semakin lemah, sehingga order jual besar tunggal semakin memperkuat dampak terhadap pasar, dan sentimen penghindaran risiko dari peserta pasar meningkat. Proporsi diskusi negatif di platform sosial meningkat, dan fluktuasi sentimen ini memberi umpan balik terhadap pergerakan harga jangka pendek, dengan sinyal on-chain dan off-chain yang beresonansi, memperburuk reaksi berantai di pasar spot dan derivatif.
Dalam kondisi saat ini, risiko volatilitas jangka pendek masih ada. Ke depan, perlu memperhatikan secara ketat transfer dana besar on-chain, volume perdagangan DEX, dan indikator sentimen pasar, serta waspada terhadap pengujian berulang level support yang dapat memicu penurunan volume baru. Disarankan untuk terus memantau aliran dana dan perubahan kedalaman pasar secara real-time agar risiko tetap dalam kendali. Silakan terus mengikuti sinyal pergerakan pasar yang lebih banyak.