Jumlah Talenta AI India Akan Lebih Dari Dua Kali Lipat Menjadi 12,5 Lakh Pada 2027: Pemerintah

(MENAFN- KNN India) ** New Delhi, 30 Januari (KNN)** Cadangan tenaga kerja kecerdasan buatan (AI) di India diproyeksikan akan lebih dari dua kali lipat menjadi lebih dari 12,5 lakh profesional pada tahun 2027, tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 15 persen, menurut laporan NASSCOM yang dikutip oleh pemerintah di Parlemen.

Dalam jawaban tertulis kepada Rajya Sabha, Menteri Negara Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan Shobha Karandlaje mengatakan bahwa India saat ini memiliki 6-6,5 lakh profesional AI, dengan AI diperkirakan akan menciptakan pekerjaan baru di berbagai bidang seperti ilmu data, kurasi data, dan analitik.

** Dorongan Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan**

Menteri tersebut mengatakan bahwa 8,65 lakh kandidat telah mendaftar atau dilatih dalam berbagai kursus teknologi, termasuk 3,20 lakh kandidat dalam AI dan Analitik Big Data.

Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi (MeitY) telah meluncurkan Portal AI Nasional, sebuah repositori komprehensif tentang inisiatif AI, penelitian, startup, kebijakan, dan kepemimpinan pemikiran, bersama dengan webinar tentang AI etis dan tren industri yang sedang berkembang.

Di bawah program FutureSkills PRIME MeitY, yang bertujuan untuk pelatihan ulang dan peningkatan keterampilan profesional TI dalam 10 teknologi baru termasuk AI, lebih dari 18,56 lakh kandidat telah mendaftar, dengan lebih dari 3,37 lakh yang telah menyelesaikan kursus mereka sejauh ini.

** Dukungan Melalui Skema Nasional**

Pemerintah juga melaksanakan Pradhan Mantri Kaushal Vikas Yojana (PMKVY), termasuk pelatihan jangka pendek dengan pelatihan di tempat kerja dan Pengakuan Pembelajaran Sebelumnya (RPL), untuk membekali pemuda dengan keterampilan relevan industri dan keterampilan masa depan.

Di bawah Pusat Keunggulan AI MeitY, yang dilaksanakan bekerja sama dengan NASSCOM, startup didukung untuk mengembangkan alat berbasis AI untuk sektor manufaktur, beberapa di antaranya sudah digunakan oleh perusahaan.

** Paparan AI untuk Pelajar**

Program YUVAi (Youth for Unnati and Vikas with AI), yang dilaksanakan oleh Divisi e-Governance Nasional di bawah MeitY, memungkinkan pelajar dari Kelas 8 hingga 12 untuk memperoleh keterampilan AI dan sosial.

Program ini mencakup delapan bidang tematik, termasuk pertanian, kesehatan, pendidikan, lingkungan, transportasi, pembangunan pedesaan, kota pintar, dan keadilan.
Fasilitasi dan Insentif Pekerjaan

Portal Layanan Karir Nasional (NCS), yang dikelola oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan, terus menyediakan daftar pekerjaan, konseling karir, informasi pelatihan keterampilan, dan layanan ketenagakerjaan melalui satu platform digital.

Untuk lebih meningkatkan lapangan kerja, pemerintah meluncurkan Pradhan Mantri Viksit Bharat Rozgar Yojana di bawah Skema Insentif Terkait Ketenagakerjaan (ELI), dengan dana sebesar Rs 99.446 crore, bertujuan menciptakan lebih dari 3,5 crore pekerjaan dalam dua tahun, dengan fokus khusus pada manufaktur.

** Peran Pendidikan Tinggi**

Dewan Nasional untuk Pendidikan Teknik (AICTE) telah memperkenalkan kurikulum berbasis hasil, magang wajib, dan pedoman mobilitas industri–akademia untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.

Dewan ini telah bermitra dengan perusahaan seperti Microsoft, IBM, Adobe, CISCO, Salesforce, CDAC, dan lainnya untuk mengintegrasikan kursus keterampilan relevan industri ke dalam program pendidikan teknik dan tinggi.

** (KNN Bureau)**

MENAFN30012026000155011030ID1110672337

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan