Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jumlah Talenta AI India Akan Lebih Dari Dua Kali Lipat Menjadi 12,5 Lakh Pada 2027: Pemerintah
(MENAFN- KNN India) ** New Delhi, 30 Januari (KNN)** Cadangan tenaga kerja kecerdasan buatan (AI) di India diproyeksikan akan lebih dari dua kali lipat menjadi lebih dari 12,5 lakh profesional pada tahun 2027, tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 15 persen, menurut laporan NASSCOM yang dikutip oleh pemerintah di Parlemen.
Dalam jawaban tertulis kepada Rajya Sabha, Menteri Negara Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan Shobha Karandlaje mengatakan bahwa India saat ini memiliki 6-6,5 lakh profesional AI, dengan AI diperkirakan akan menciptakan pekerjaan baru di berbagai bidang seperti ilmu data, kurasi data, dan analitik.
** Dorongan Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan**
Menteri tersebut mengatakan bahwa 8,65 lakh kandidat telah mendaftar atau dilatih dalam berbagai kursus teknologi, termasuk 3,20 lakh kandidat dalam AI dan Analitik Big Data.
Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi (MeitY) telah meluncurkan Portal AI Nasional, sebuah repositori komprehensif tentang inisiatif AI, penelitian, startup, kebijakan, dan kepemimpinan pemikiran, bersama dengan webinar tentang AI etis dan tren industri yang sedang berkembang.
Di bawah program FutureSkills PRIME MeitY, yang bertujuan untuk pelatihan ulang dan peningkatan keterampilan profesional TI dalam 10 teknologi baru termasuk AI, lebih dari 18,56 lakh kandidat telah mendaftar, dengan lebih dari 3,37 lakh yang telah menyelesaikan kursus mereka sejauh ini.
** Dukungan Melalui Skema Nasional**
Pemerintah juga melaksanakan Pradhan Mantri Kaushal Vikas Yojana (PMKVY), termasuk pelatihan jangka pendek dengan pelatihan di tempat kerja dan Pengakuan Pembelajaran Sebelumnya (RPL), untuk membekali pemuda dengan keterampilan relevan industri dan keterampilan masa depan.
Di bawah Pusat Keunggulan AI MeitY, yang dilaksanakan bekerja sama dengan NASSCOM, startup didukung untuk mengembangkan alat berbasis AI untuk sektor manufaktur, beberapa di antaranya sudah digunakan oleh perusahaan.
** Paparan AI untuk Pelajar**
Program YUVAi (Youth for Unnati and Vikas with AI), yang dilaksanakan oleh Divisi e-Governance Nasional di bawah MeitY, memungkinkan pelajar dari Kelas 8 hingga 12 untuk memperoleh keterampilan AI dan sosial.
Program ini mencakup delapan bidang tematik, termasuk pertanian, kesehatan, pendidikan, lingkungan, transportasi, pembangunan pedesaan, kota pintar, dan keadilan.
Fasilitasi dan Insentif Pekerjaan
Portal Layanan Karir Nasional (NCS), yang dikelola oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan, terus menyediakan daftar pekerjaan, konseling karir, informasi pelatihan keterampilan, dan layanan ketenagakerjaan melalui satu platform digital.
Untuk lebih meningkatkan lapangan kerja, pemerintah meluncurkan Pradhan Mantri Viksit Bharat Rozgar Yojana di bawah Skema Insentif Terkait Ketenagakerjaan (ELI), dengan dana sebesar Rs 99.446 crore, bertujuan menciptakan lebih dari 3,5 crore pekerjaan dalam dua tahun, dengan fokus khusus pada manufaktur.
** Peran Pendidikan Tinggi**
Dewan Nasional untuk Pendidikan Teknik (AICTE) telah memperkenalkan kurikulum berbasis hasil, magang wajib, dan pedoman mobilitas industri–akademia untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.
Dewan ini telah bermitra dengan perusahaan seperti Microsoft, IBM, Adobe, CISCO, Salesforce, CDAC, dan lainnya untuk mengintegrasikan kursus keterampilan relevan industri ke dalam program pendidikan teknik dan tinggi.
** (KNN Bureau)**
MENAFN30012026000155011030ID1110672337