Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Warden Protocol Dugaan Kebangkrutan: Sebuah Contoh Bubble Naratif?
Pada tanggal 7 Maret, pengguna komunitas melaporkan bahwa Warden Protocol diduga menunjukkan tanda-tanda “lari” dari proyek, dan token WARD-nya mengalami penurunan harga secara cepat sekitar 90% setelah diluncurkan di bagian Alpha dari sebuah CEX tertentu. Proyek ini sebelumnya diposisikan sebagai “ jaringan blockchain modular berbasis niat (Intent-based)”, dan kemudian beralih ke narasi AI, berusaha memasuki jalur populer saat ini yaitu “AI + Crypto”. Selain itu, pihak proyek pernah mengklaim secara terbuka bahwa tiga pendiri bersama memiliki latar belakang dari sebuah bursa terkemuka, yang sempat menarik perhatian pasar.
Meskipun kejadian ini masih perlu diverifikasi lebih lanjut, jika akhirnya terbukti bahwa pihak proyek telah berbuat curang atau keluar dari proyek, peristiwa ini dapat berdampak pada pasar kripto dalam beberapa aspek.
Pertama, kepercayaan terhadap narasi AI mungkin akan terguncang.
Dalam satu tahun terakhir, seiring gelombang kecerdasan buatan melanda industri teknologi, banyak proyek kripto beralih ke jalur “AI + Blockchain”, mulai dari Agen AI, pasar data, hingga jaringan komputasi, berbagai konsep bermunculan tanpa henti. Saat suasana pasar sedang tinggi, narasi semacam ini sering kali mampu menarik dana dan perhatian secara cepat. Namun, begitu terjadi insiden keruntuhan proyek, pasar akan kembali menilai kemajuan teknologi nyata dan model bisnis dari proyek-proyek tersebut. Dalam jangka pendek, kejadian serupa dapat membuat investor menjadi lebih berhati-hati terhadap proyek-proyek dengan konsep AI, dan popularitas proyek yang hanya bergantung pada narasi mungkin akan menurun secara signifikan.
Kedua, mekanisme pemeriksaan listing di bursa mungkin akan kembali menjadi fokus diskusi.
Setelah token WARD diluncurkan di bagian Alpha dari sebuah CEX tertentu dan langsung mengalami penurunan besar, hal ini memicu diskusi di komunitas mengenai due diligence dan mekanisme peringatan risiko dari bursa tersebut. Bagian Alpha atau proyek awal biasanya diposisikan sebagai area proyek dengan risiko tinggi dan potensi pertumbuhan besar, tetapi jika sering terjadi keruntuhan proyek atau penurunan harga secara drastis, investor akan mempertanyakan apakah bursa telah melakukan pemeriksaan latar belakang yang cukup dan pengungkapan informasi yang memadai. Ke depan, bursa mungkin akan menghadapi ekspektasi yang lebih tinggi dari komunitas terkait proses pemeriksaan proyek, transparansi informasi, dan peringatan risiko.
Ketiga, pasar mungkin akan semakin meningkatkan standar seleksi kualitas proyek.
Dalam setiap siklus pasar kripto, selalu muncul banyak proyek yang didorong oleh narasi. Ketika likuiditas melimpah, proyek-proyek ini sering kali mampu memperoleh valuasi dengan cepat, tetapi ketika ada proyek yang bermasalah, pasar akan kembali ke prinsip rasionalitas. Investor kemungkinan akan lebih memperhatikan data on-chain, kemajuan pengembangan, transparansi penggunaan dana, serta latar belakang tim, daripada hanya mengandalkan narasi untuk mendorong kenaikan harga.
Secara keseluruhan, kejadian serupa biasanya tidak akan mengubah tren jangka panjang industri kripto, tetapi sering kali akan “mengeluarkan” sebagian gelembung narasi dalam jangka pendek dan mendorong pasar untuk meningkatkan standar kualitas dan transparansi proyek. Bagi investor, ini juga menjadi pengingat bahwa dalam industri kripto yang sangat fluktuatif dan inovatif, narasi memang penting, tetapi fundamental dan manajemen risiko sama-sama tidak boleh diabaikan.