Berita Gate News, pada 6 Maret, mantan Presiden bursa Hong Kong dan salah satu pendiri sekaligus ketua Digan Tong, Li Xiaojia, menanggapi rumor di pasar mengenai proses peluncuran dana swasta Digan Tong yang mungkin akan lebih dulu melakukan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Li Xiaojia dengan tegas menyatakan bahwa Digan Tong saat ini tidak membutuhkan tokenisasi RWA dan tidak perlu menerbitkan token RWA. Ia menjelaskan bahwa tokenisasi tidak dapat mengurangi risiko aset dasar dunia nyata, volume dana di blockchain sangat terbatas, dan dalam waktu dekat tidak ada kebutuhan untuk melakukan tokenisasi RWA demi menarik dana di blockchain. Selain itu, Li Xiaojia membagi investor aset virtual menjadi lima kategori: kategori pertama adalah pelaku awal, kategori kedua adalah pelaku tengah, kategori ketiga adalah lembaga keuangan tradisional, kategori keempat adalah para profesional keuangan tradisional yang memiliki konsep desentralisasi, dan kategori kelima adalah “bawang” yang biasa disebut orang dalam kehidupan sehari-hari.