Futures Gandum Mengalami Kenaikan Berkelanjutan karena Ekspektasi Luas Tanam dan Perubahan Pasokan Global

Futures gandum musim dingin merah lembut Chicago memimpin kenaikan pasar secara luas pada hari Kamis, dengan harga naik 10 hingga 12 sen saat para trader merespons pertimbangan pasokan baru. Kompleks gandum merah keras musim dingin di Kansas City turut serta dalam kenaikan ini dengan kenaikan 9 hingga 11 sen, sementara gandum musim semi Minneapolis menambahkan 5 hingga 7 sen nilainya di tengah hari. Kekuatan pasar yang meluas ini mencerminkan perhatian yang meningkat terhadap dinamika pasokan fundamental yang dapat mempengaruhi arah harga selama beberapa bulan mendatang.

USDA Rancang Strategi Penanaman 2026 dengan 45 Juta Hektar

Departemen Pertanian AS merilis perkiraan awal prospek gandum tahun 2026 pagi ini, memberikan para pelaku pasar proyeksi luas lahan tanam ke depan. Badan ini memperkirakan lahan tanam untuk panen tahun depan sebesar 45 juta hektar, dengan produksi yang diperkirakan mencapai 1,860 miliar bushel. Hasil panen diperkirakan sebesar 50,8 bushel per hektar dalam kondisi pertumbuhan normal. Perkiraan ini menjadi acuan penting bagi trader dalam menilai ketersediaan pasokan jangka panjang dan potensi tingkat produksi yang dapat mempengaruhi stabilitas harga selama musim tanam.

Banyak Bursa Menunjukkan Kekuatan di Berbagai Bulan Kontrak

Kenaikan hari Kamis menyebar ke semua tempat perdagangan gandum utama dan berbagai tanggal kadaluarsa kontrak. Kontrak CBOT 26 Maret naik 10 1/4 sen menjadi $5,57 1/4 per bushel, sementara pengiriman 26 Mei naik 11 3/4 sen menjadi $5,64 1/4. Di Bursa Kansas City, futures HRW 26 Maret naik 9 1/2 sen menjadi $5,60 1/2, dan kontrak 26 Mei bertambah 10 1/4 sen mencapai $5,72. Opsi Minneapolis menunjukkan gandum musim semi 26 Maret naik 5 3/4 sen di $5,79 3/4, dengan Mei 26 naik 7 sen menjadi $5,92. Kekuatan rally yang meluas di berbagai kelas gandum dan bulan pengiriman menunjukkan kekuatan dasar dalam sentimen pasar.

Pengurangan Stok Global Dukung Momentum Harga

Persediaan gandum internasional menurun sebesar 1 juta metrik ton dalam laporan terbaru, sehingga total persediaan global mencapai 282 juta metrik ton menurut Dewan Biji-Bijian Internasional. Meskipun ini menunjukkan penurunan bulan ke bulan, cadangan global tetap 19 juta metrik ton di atas level tahun lalu. Pengurangan pasokan internasional ini, dikombinasikan dengan panduan lahan domestik, memberikan dukungan fundamental bagi kenaikan harga yang lebih luas yang terlihat di berbagai bursa futures.

Data Penjualan Ekspor Akan Dirilis Jumat, Diperkirakan Uji Permintaan

Jumat pagi akan dirilis data penjualan ekspor mingguan yang dipantau ketat oleh para trader. Perkiraan awal menunjukkan penjualan gandum panen lama bisa berkisar antara 250.000 hingga 600.000 metrik ton untuk minggu yang berakhir 12 Februari. Angka aktualnya bisa memberikan arahan tambahan bagi harga yang sudah didukung oleh pasokan global yang lebih ketat dan panduan lahan strategis yang dirilis USDA. Para pelaku pasar akan mengamati apakah permintaan ekspor tetap kuat atau mulai menurun karena harga yang lebih tinggi mengurangi minat beli internasional.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)