Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#USIsraelStrikesIranBTCPlunges Penggerak utama di balik penggunaan USDT (Tether) di Iran terkait dengan kebutuhan untuk mengendalikan pasar valuta asing. Laporan menunjukkan bahwa bank sentral Iran telah mengakuisisi sejumlah besar USDT secara khusus untuk mengelola likuiditas mata uang asing, memfasilitasi perdagangan internasional, dan menghindari sanksi tradisional terhadap transaksi dolar.
Meskipun tidak ada data resmi yang secara langsung mengaitkan IRGC (Tentara Revolusi Islam) dengan dorongan untuk USDT, konteks yang lebih luas adalah bahwa stablecoin seperti USDT menyediakan entitas Iran—termasuk kelompok yang terkait negara—sebagai alternatif untuk pembayaran lintas batas dan perlindungan aset di tengah sanksi keras dari AS. Daya tariknya jelas: USDT dipatok dolar, likuid, dan kurang dapat dilacak dibandingkan transfer kawat tradisional, membuatnya berguna bagi aktor publik maupun swasta di bawah pembatasan.
Risiko yang perlu dipertimbangkan: Penggunaan rezim yang dikenai sanksi semacam ini dapat memicu tindakan penegakan regulasi atau pemblokiran alamat dompet, yang berpotensi mempengaruhi likuiditas dan kepatuhan bagi pengguna yang bertransaksi dengan pihak Iran.
Satu sudut pandang yang mencolok namun belum dieksplorasi: Akuisisi USDT oleh otoritas Iran yang mencapai setengah miliar dolar baru-baru ini dapat menandakan adopsi institusional yang lebih luas—bukan hanya perdagangan individu. Jika Anda mau, saya bisa menyelidiki lebih dalam pola aliran on-chain atau aktivitas dompet terkait Iran. Perlu penelusuran lebih mendalam?