Belakangan ini, Konferensi Konsensus Hong Kong 2026 memicu perbincangan hangat di dalam komunitas kripto. Konferensi ini mengumpulkan tokoh-tokoh inti industri kripto global, proyek-proyek, serta investor, yang berbagi pandangan dan perasaan mereka tentang kondisi industri saat ini dari berbagai sudut pandang.
Melalui pengamatan langsung dan diskusi dengan para tamu, muncul sebuah “konsensus” yang tampak pesimis secara perlahan: dunia kripto tidak lagi berada di masa kejayaannya seperti dulu. Berbeda dari sebelumnya, suasana di tempat acara tahun ini cukup sepi. Tidak banyak topik hangat, diskusi utama lebih sering berfokus pada kepatuhan, pembangunan infrastruktur, dan bisnis institusional, bukan lagi pada proyek-proyek baru yang sedang naik daun atau jalur kompetisi yang sedang tren. Lebih banyak wajah institusi yang terlihat di lokasi, sementara trader ritel dan pendiri awal tampak berkurang secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa industri sedang mempercepat proses “institusionalisasi dan kematangan”. Banyak tamu mengungkapkan perasaan serupa: suasana industri tidak terlalu semangat, kurang narasi pertumbuhan bersama, dan banyak dana serta perhatian mulai mengalir ke jalur AI. Integrasi AI dan Web3 menjadi tren baru, di mana para pengembang umumnya menambahkan label AI ke dalam produk dan narasi pendanaan mereka, bahkan ada tim yang langsung beralih dari bidang kripto murni ke bisnis terkait AI. Secara keseluruhan, AI sedang merebut perhatian dan sumber daya yang sebelumnya dimiliki oleh dunia kripto. Sementara itu, penilaian terhadap masa depan dunia kripto di pasar juga menunjukkan tren yang beragam. Sebagian orang berpendapat bahwa industri tidak “mati”, melainkan sedang memasuki masa transisi: model “trading koin + ledakan cepat” tidak lagi relevan, dan digantikan oleh arah yang lebih berfokus pada infrastruktur keuangan seperti kepatuhan, pembayaran, stablecoin, dan aset dunia nyata (RWA), yang mungkin menjadi kabar baik untuk kesehatan jangka panjang industri ini. Ada juga yang berpendapat bahwa konferensi ini mencerminkan keadaan emosional industri: bukanlah kematian total, melainkan “tanpa semangat tapi tidak putus asa”. Para peserta lebih fokus pada bagaimana menemukan peluang baru di pasar yang sudah ada, daripada mengejar keuntungan jangka pendek yang cepat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Belakangan ini, Konferensi Konsensus Hong Kong 2026 memicu perbincangan hangat di dalam komunitas kripto. Konferensi ini mengumpulkan tokoh-tokoh inti industri kripto global, proyek-proyek, serta investor, yang berbagi pandangan dan perasaan mereka tentang kondisi industri saat ini dari berbagai sudut pandang.
Melalui pengamatan langsung dan diskusi dengan para tamu, muncul sebuah “konsensus” yang tampak pesimis secara perlahan: dunia kripto tidak lagi berada di masa kejayaannya seperti dulu.
Berbeda dari sebelumnya, suasana di tempat acara tahun ini cukup sepi. Tidak banyak topik hangat, diskusi utama lebih sering berfokus pada kepatuhan, pembangunan infrastruktur, dan bisnis institusional, bukan lagi pada proyek-proyek baru yang sedang naik daun atau jalur kompetisi yang sedang tren. Lebih banyak wajah institusi yang terlihat di lokasi, sementara trader ritel dan pendiri awal tampak berkurang secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa industri sedang mempercepat proses “institusionalisasi dan kematangan”.
Banyak tamu mengungkapkan perasaan serupa: suasana industri tidak terlalu semangat, kurang narasi pertumbuhan bersama, dan banyak dana serta perhatian mulai mengalir ke jalur AI. Integrasi AI dan Web3 menjadi tren baru, di mana para pengembang umumnya menambahkan label AI ke dalam produk dan narasi pendanaan mereka, bahkan ada tim yang langsung beralih dari bidang kripto murni ke bisnis terkait AI. Secara keseluruhan, AI sedang merebut perhatian dan sumber daya yang sebelumnya dimiliki oleh dunia kripto.
Sementara itu, penilaian terhadap masa depan dunia kripto di pasar juga menunjukkan tren yang beragam. Sebagian orang berpendapat bahwa industri tidak “mati”, melainkan sedang memasuki masa transisi: model “trading koin + ledakan cepat” tidak lagi relevan, dan digantikan oleh arah yang lebih berfokus pada infrastruktur keuangan seperti kepatuhan, pembayaran, stablecoin, dan aset dunia nyata (RWA), yang mungkin menjadi kabar baik untuk kesehatan jangka panjang industri ini.
Ada juga yang berpendapat bahwa konferensi ini mencerminkan keadaan emosional industri: bukanlah kematian total, melainkan “tanpa semangat tapi tidak putus asa”. Para peserta lebih fokus pada bagaimana menemukan peluang baru di pasar yang sudah ada, daripada mengejar keuntungan jangka pendek yang cepat.