Sama-sama menghargai keluarga, budaya keluarga di China dan Amerika Serikat sebenarnya sangat berbeda.
Di Amerika Serikat, pertemuan keluarga lebih seperti sebuah “koneksi emosional”. Hari Thanksgiving, Natal, semua berkumpul bersama, tidak hanya makan. Mereka berbicara tentang perubahan masing-masing selama setahun: pekerjaan, kehidupan, kebingungan, pertumbuhan, rencana. Orang tua berbagi pengalaman, anak muda mengungkapkan ide-ide mereka, saling mendengarkan, menghormati, berkomunikasi secara setara. Banyak keluarga juga melakukan kegiatan bersama: Main permainan papan, melihat foto lama, memasak bersama, berjalan di luar ruangan, menonton film, bahkan membahas pilihan hidup dan nilai-nilai. Intinya bukan apa yang dimakan. Melainkan saling memahami, memperbarui perasaan, meningkatkan hubungan. Keluarga adalah sebuah ruang komunikasi. Sedangkan pertemuan keluarga di China lebih seperti sebuah “kumpul secara material”. Pulang ke rumah saat Tahun Baru Imlek, biasanya fokusnya pada makan enak, minum enak, persiapan banyak, jadwal penuh. Isi komunikasi sering berubah menjadi: Berapa gaji? Sudah beli rumah? Kapan menikah? Bagaimana nilai anak-anak? Komunikasi semacam ini penuh perbandingan, penilaian, bahkan tekanan. Bukan dialog setara, melainkan dialog peran. Bukan saling memahami, melainkan saling menilai. Akibatnya banyak orang menyadari: pulang ke rumah selama beberapa hari setahun, perut kenyang, hati justru lelah. Kata kunci pertemuan keluarga di Amerika adalah: koneksi Kata kunci pertemuan keluarga di China adalah: nafkah Satu sedang memperbarui hubungan Satu lagi sedang menjalankan tanggung jawab Hubungan keluarga berkualitas di masa depan mungkin bukan tentang makan sebanyak-banyaknya, tetapi tentang bisa tidaknya melakukan tiga hal: Kurangi penilaian Lebih banyak mendengarkan Benar-benar berkomunikasi Fungsi terpenting dari keluarga, sejak dulu, bukanlah berkumpul di satu meja. Melainkan— Membuat satu sama lain menjadi orang yang lebih memahami.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sama-sama menghargai keluarga, budaya keluarga di China dan Amerika Serikat sebenarnya sangat berbeda.
Di Amerika Serikat, pertemuan keluarga lebih seperti sebuah “koneksi emosional”.
Hari Thanksgiving, Natal, semua berkumpul bersama, tidak hanya makan.
Mereka berbicara tentang perubahan masing-masing selama setahun: pekerjaan, kehidupan, kebingungan, pertumbuhan, rencana.
Orang tua berbagi pengalaman, anak muda mengungkapkan ide-ide mereka, saling mendengarkan, menghormati, berkomunikasi secara setara.
Banyak keluarga juga melakukan kegiatan bersama:
Main permainan papan, melihat foto lama, memasak bersama, berjalan di luar ruangan, menonton film, bahkan membahas pilihan hidup dan nilai-nilai.
Intinya bukan apa yang dimakan. Melainkan saling memahami, memperbarui perasaan, meningkatkan hubungan.
Keluarga adalah sebuah ruang komunikasi.
Sedangkan pertemuan keluarga di China lebih seperti sebuah “kumpul secara material”.
Pulang ke rumah saat Tahun Baru Imlek, biasanya fokusnya pada makan enak, minum enak, persiapan banyak, jadwal penuh.
Isi komunikasi sering berubah menjadi:
Berapa gaji?
Sudah beli rumah?
Kapan menikah?
Bagaimana nilai anak-anak?
Komunikasi semacam ini penuh perbandingan, penilaian, bahkan tekanan.
Bukan dialog setara, melainkan dialog peran. Bukan saling memahami, melainkan saling menilai.
Akibatnya banyak orang menyadari: pulang ke rumah selama beberapa hari setahun, perut kenyang, hati justru lelah.
Kata kunci pertemuan keluarga di Amerika adalah: koneksi
Kata kunci pertemuan keluarga di China adalah: nafkah
Satu sedang memperbarui hubungan
Satu lagi sedang menjalankan tanggung jawab
Hubungan keluarga berkualitas di masa depan mungkin bukan tentang makan sebanyak-banyaknya, tetapi tentang bisa tidaknya melakukan tiga hal:
Kurangi penilaian
Lebih banyak mendengarkan
Benar-benar berkomunikasi
Fungsi terpenting dari keluarga, sejak dulu, bukanlah berkumpul di satu meja.
Melainkan—
Membuat satu sama lain menjadi orang yang lebih memahami.