4 Februari 2026, Kepala Departemen Konsuler Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Long Zhou, mengadakan pertemuan dengan Kepala Departemen Urusan Warga Internasional dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Prancis, Camona. Menurut laporan Jin10, kedua pejabat negara melakukan komunikasi dan pertukaran yang penuh mengenai konsensus penting dalam memperdalam kerjasama konsuler bilateral.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan kembali konsensus strategis yang dicapai oleh pemimpin tertinggi kedua negara, dan menjadikannya sebagai pedoman penting dalam mendorong pekerjaan konsuler. Tiongkok dan Prancis sepakat bahwa perlu memperkuat mekanisme konsuler resmi secara lebih lanjut, terus memperluas saluran kemudahan bagi warga negara kedua negara untuk berinteraksi, serta membuat prosedur pertukaran personnel menjadi lebih mudah dan efisien. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kerjasama di bidang konsuler antara Tiongkok dan Prancis, serta memberikan layanan yang lebih berkualitas kepada rakyat kedua negara.
Kelancaran pertemuan ini mencerminkan konsensus tinggi antara Tiongkok dan Prancis dalam kerjasama diplomatik, serta semakin memperkuat dasar kemitraan strategis kedua negara.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
4 Februari 2026, Kepala Departemen Konsuler Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Long Zhou, mengadakan pertemuan dengan Kepala Departemen Urusan Warga Internasional dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Prancis, Camona. Menurut laporan Jin10, kedua pejabat negara melakukan komunikasi dan pertukaran yang penuh mengenai konsensus penting dalam memperdalam kerjasama konsuler bilateral.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan kembali konsensus strategis yang dicapai oleh pemimpin tertinggi kedua negara, dan menjadikannya sebagai pedoman penting dalam mendorong pekerjaan konsuler. Tiongkok dan Prancis sepakat bahwa perlu memperkuat mekanisme konsuler resmi secara lebih lanjut, terus memperluas saluran kemudahan bagi warga negara kedua negara untuk berinteraksi, serta membuat prosedur pertukaran personnel menjadi lebih mudah dan efisien. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kerjasama di bidang konsuler antara Tiongkok dan Prancis, serta memberikan layanan yang lebih berkualitas kepada rakyat kedua negara.
Kelancaran pertemuan ini mencerminkan konsensus tinggi antara Tiongkok dan Prancis dalam kerjasama diplomatik, serta semakin memperkuat dasar kemitraan strategis kedua negara.