Sebuah putusan pengadilan yang bermakna dari Korea Selatan kini memberikan kejelasan dalam sebuah pertanyaan yang selama ini diperdebatkan: Bagaimana pajak atas keuntungan cryptocurrency yang diberikan sebagai hadiah dalam acara perdagangan? Sebuah pengadilan Korea Selatan telah mengonfirmasi posisi otoritas pajak dan menetapkan garis panduan penting terkait undang-undang pajak penghasilan.
Kompetisi peringkat dan pemotongan pajak: Putusan otoritas
Penggugat dalam kasus ini berargumen bahwa keuntungan kripto yang diberikan sebagai hadiah merupakan bagian dari kompetisi peringkat dan oleh karena itu harus diperlakukan sebagai pengeluaran yang dapat dikurangkan sesuai dengan undang-undang pajak penghasilan Korea Selatan. Klaim ini didasarkan pada interpretasi bahwa hadiah semacam itu harus memenuhi ketentuan khusus mengenai pengurangan pajak.
Namun, pengadilan mencapai hasil yang berbeda. Hakim menyatakan bahwa hadiah kripto dari acara perdagangan tidak termasuk dalam definisi kompetisi peringkat yang dapat dikurangkan menurut undang-undang pajak penghasilan yang berlaku. Penetapan hukum yang tepat ini berarti bahwa kewajiban pajak atas keuntungan kripto tersebut tetap berlaku.
Perpajakan keuntungan kripto: Kejelasan melalui keputusan pengadilan
Keputusan ini secara signifikan meningkatkan transparansi dalam perpajakan cryptocurrency di Korea Selatan. Bagi individu dan perusahaan yang aktif dalam aset digital, putusan ini kini menawarkan panduan yang dapat diandalkan mengenai keuntungan kripto mana yang dikenai tarif pajak penuh dan di mana undang-undang pajak penghasilan tidak menyediakan pengecualian.
Dengan demikian, batas antara penghasilan yang dikenai pajak dan yang bebas pajak dalam bidang kripto menjadi lebih jelas—sebuah langkah penting untuk keamanan hukum di pasar Korea Selatan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pengadilan Korea Selatan menegaskan keuntungan kripto sesuai dengan Undang-Undang Pajak Penghasilan
Sebuah putusan pengadilan yang bermakna dari Korea Selatan kini memberikan kejelasan dalam sebuah pertanyaan yang selama ini diperdebatkan: Bagaimana pajak atas keuntungan cryptocurrency yang diberikan sebagai hadiah dalam acara perdagangan? Sebuah pengadilan Korea Selatan telah mengonfirmasi posisi otoritas pajak dan menetapkan garis panduan penting terkait undang-undang pajak penghasilan.
Kompetisi peringkat dan pemotongan pajak: Putusan otoritas
Penggugat dalam kasus ini berargumen bahwa keuntungan kripto yang diberikan sebagai hadiah merupakan bagian dari kompetisi peringkat dan oleh karena itu harus diperlakukan sebagai pengeluaran yang dapat dikurangkan sesuai dengan undang-undang pajak penghasilan Korea Selatan. Klaim ini didasarkan pada interpretasi bahwa hadiah semacam itu harus memenuhi ketentuan khusus mengenai pengurangan pajak.
Namun, pengadilan mencapai hasil yang berbeda. Hakim menyatakan bahwa hadiah kripto dari acara perdagangan tidak termasuk dalam definisi kompetisi peringkat yang dapat dikurangkan menurut undang-undang pajak penghasilan yang berlaku. Penetapan hukum yang tepat ini berarti bahwa kewajiban pajak atas keuntungan kripto tersebut tetap berlaku.
Perpajakan keuntungan kripto: Kejelasan melalui keputusan pengadilan
Keputusan ini secara signifikan meningkatkan transparansi dalam perpajakan cryptocurrency di Korea Selatan. Bagi individu dan perusahaan yang aktif dalam aset digital, putusan ini kini menawarkan panduan yang dapat diandalkan mengenai keuntungan kripto mana yang dikenai tarif pajak penuh dan di mana undang-undang pajak penghasilan tidak menyediakan pengecualian.
Dengan demikian, batas antara penghasilan yang dikenai pajak dan yang bebas pajak dalam bidang kripto menjadi lebih jelas—sebuah langkah penting untuk keamanan hukum di pasar Korea Selatan.