Pasar Kripto dan Saham Navigasi Ketidakpastian Kebijakan yang Meningkat di Awal 2026

Baik pasar kripto maupun saham sedang berada dalam pola penahanan saat para trader bergulat dengan keputusan kebijakan besar di depan mata. Bitcoin telah mengalami penurunan tajam dari level sebelumnya, diperdagangkan mendekati $76.79K pada 1 Februari dengan penurunan 24 jam sebesar 1.35%, sementara Ethereum menghadapi hambatan yang bahkan lebih curam di $2.31K—turun 3.21% selama periode yang sama. Pergerakan ini mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas yang melanda pasar keuangan menjelang keputusan penting pemerintah yang dapat merombak penilaian aset di kedua sektor.

Katalis langsung yang membuat trader tetap waspada adalah sikap Mahkamah Agung terhadap otoritas tarif. Pasar prediksi saat ini hanya memberikan probabilitas 24% bahwa Mahkamah akan mendukung penggunaan kekuasaan darurat oleh Presiden Trump untuk memberlakukan bea masuk di bawah International Emergency Economic Powers Act. Bagi investor, ketidakpastian ini lebih penting daripada satu keputusan tunggal: tergantung hasilnya, pembuat kebijakan bisa mengejar solusi alternatif yang mendorong hasil obligasi jangka panjang lebih tinggi dan memperketat kondisi likuiditas global. Perubahan kebijakan potensial ini menjelaskan mengapa investor kripto dan saham tetap berhati-hati meskipun latar belakang ekonomi yang lebih luas.

Bitcoin di Bawah Tekanan: Ketika Ketidakpastian Kebijakan Bertemu Realitas Teknis

Penurunan Bitcoin dari level $91.000 yang disebutkan hanya beberapa hari sebelumnya menegaskan betapa cepatnya sentimen bisa berubah saat hambatan makro mempercepat. Kegaduhan tarif Januari—yang ditandai oleh likuidasi tajam dan penjualan berbasis momentum di pasar kripto—memberikan gambaran tentang apa yang terjadi saat kejutan kebijakan berinteraksi dengan posisi leverage. Yang penting dicatat: episode ini biasanya mencerminkan penjualan paksa daripada keluar dari aset secara nyata. Trader yang mengikuti tren dan mengurangi eksposur lebih awal cenderung lebih baik daripada mereka yang bertahan melalui volatilitas.

Penurunan Ethereum sebesar 3.21%, lebih curam dari persentase penurunan Bitcoin, mencerminkan sensitivitas yang biasanya lebih tinggi dari altcoin terhadap kejutan makro dan siklus deleveraging. Namun, melihat di luar aksi harga harian, kripto telah menunjukkan ketahanan melalui episode terkait tarif berulang, menunjukkan bahwa keyakinan jangka panjang di kalangan pemegang institusional tetap utuh.

Kontrak Berjangka Saham Terhenti saat Trader Menunggu Data Ekonomi

Futures indeks saham AS menggambarkan gambaran stagnasi pada Jumat pagi, dengan kontrak Dow, S&P 500, dan Nasdaq 100 semuanya menunjukkan pergerakan minimal. Katalis utama akan datang dengan laporan ketenagakerjaan Desember—ekonom memperkirakan 70.000 pekerjaan baru ditambahkan dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4.5%. Bagi investor saham, data ini penting karena secara langsung mempengaruhi pemikiran Federal Reserve menjelang keputusan suku bunga mereka dalam waktu kurang dari tiga minggu.

Data ketenagakerjaan ini juga memiliki bobot tambahan mengingat gangguan terbaru: penutupan pemerintah menunda rilis data ketenagakerjaan November dan Oktober, menciptakan kekosongan informasi yang kini ingin diisi pasar. Kombinasi data yang tertunda dan ketidakpastian tarif berarti laporan pekerjaan hari Jumat bisa memicu pergerakan signifikan di seluruh ekuitas, terutama mengingat korelasi pasar saham yang semakin erat dengan ekspektasi kebijakan Fed.

Melihat ke Depan: Harga Emas dan Posisi Pasar Jangka Panjang

Ramalan HSBC terbaru memperkirakan emas berpotensi naik ke $5.050 per ons di awal 2026, didorong oleh ketegangan geopolitik dan meningkatnya tingkat utang pemerintah. Namun, bank memperingatkan kemungkinan penurunan kembali di akhir tahun jika risiko mereda atau Federal Reserve mengadopsi sikap yang lebih hawkish—pengingat utama bahwa bahkan outlook bullish pun memiliki batas waktu.

Performa tahun ini untuk saham tradisional cukup solid: S&P 500 naik hampir 1% untuk minggu ini, sementara Dow melonjak sekitar 1.8% dan Nasdaq Composite menambahkan 1.1%. Keuntungan ini menempatkan pasar saham secara positif, tetapi juga membangun ekspektasi yang bisa menguap jika data hari Jumat mengecewakan atau keputusan Mahkamah Agung menciptakan ketidakpastian baru.

Baik investor kripto maupun saham harus bersiap menghadapi volatilitas jangka pendek sementara keputusan kebijakan bekerja melalui sistem. Penyelesaian ketidakpastian ini—baik melalui keputusan tarif maupun data ketenagakerjaan—kemungkinan akan mereset posisi pasar di berbagai kelas aset dan berpotensi membuka arah baru dalam pergerakan di tahun 2026.

BTC5,02%
ETH6,46%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)