Trump membatalkan ancaman tarif terhadap Eropa bukanlah "berpaling ke moderat", melainkan kompromi realistis
Trump membatalkan ancaman menaikkan tarif terhadap Eropa, tampaknya menunjukkan sikap yang lebih lembut, tetapi dari sudut pandang politik dan ekonomi, lebih mirip sebuah kompromi tahap tertentu, bukan perubahan posisi. Dalam kondisi saat ini, Amerika Serikat sudah sangat sulit menanggung tekanan dari perang multi-arah baik internal maupun eksternal. Dari segi ekonomi, hubungan perdagangan antara Amerika dan Eropa sangat saling terkait, setiap peningkatan tarif yang substansial akan langsung meningkatkan tekanan inflasi. Dan di tengah inflasi yang belum sepenuhnya mereda, kembali memicu inflasi impor tidak sesuai dengan kepentingan ekonomi domestik AS. Dari sudut pandang politik, Trump membutuhkan "penampilan keras", bukan "biaya nyata". Ancaman tarif sendiri adalah alat negosiasi, begitu menyentuh batas biaya dasar yang dapat ditanggung, strategi akan menyesuaikan. Membatalkan ancaman tidak berarti menyerah pada garis keras, melainkan memberi ruang untuk pertempuran selanjutnya. Di tingkat pasar, interpretasi terhadap hal ini juga relatif rasional. Aset risiko tidak menunjukkan reaksi ekstrem, menunjukkan bahwa dana sudah terbiasa dengan ritme "berbicara dulu, kebijakan kemudian". Berita semacam ini lebih mirip mengurangi risiko ekstrem, bukan mengubah tren. Oleh karena itu, langkah ini tidak boleh dipahami secara sederhana sebagai kabar baik atau buruk, melainkan sebagai pemulihan suasana hati setelah pelepasan risiko. #特朗普取消对欧关税威胁
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Trump membatalkan ancaman tarif terhadap Eropa bukanlah "berpaling ke moderat", melainkan kompromi realistis
Trump membatalkan ancaman menaikkan tarif terhadap Eropa, tampaknya menunjukkan sikap yang lebih lembut, tetapi dari sudut pandang politik dan ekonomi, lebih mirip sebuah kompromi tahap tertentu, bukan perubahan posisi. Dalam kondisi saat ini, Amerika Serikat sudah sangat sulit menanggung tekanan dari perang multi-arah baik internal maupun eksternal.
Dari segi ekonomi, hubungan perdagangan antara Amerika dan Eropa sangat saling terkait, setiap peningkatan tarif yang substansial akan langsung meningkatkan tekanan inflasi. Dan di tengah inflasi yang belum sepenuhnya mereda, kembali memicu inflasi impor tidak sesuai dengan kepentingan ekonomi domestik AS.
Dari sudut pandang politik, Trump membutuhkan "penampilan keras", bukan "biaya nyata". Ancaman tarif sendiri adalah alat negosiasi, begitu menyentuh batas biaya dasar yang dapat ditanggung, strategi akan menyesuaikan. Membatalkan ancaman tidak berarti menyerah pada garis keras, melainkan memberi ruang untuk pertempuran selanjutnya.
Di tingkat pasar, interpretasi terhadap hal ini juga relatif rasional. Aset risiko tidak menunjukkan reaksi ekstrem, menunjukkan bahwa dana sudah terbiasa dengan ritme "berbicara dulu, kebijakan kemudian". Berita semacam ini lebih mirip mengurangi risiko ekstrem, bukan mengubah tren.
Oleh karena itu, langkah ini tidak boleh dipahami secara sederhana sebagai kabar baik atau buruk, melainkan sebagai pemulihan suasana hati setelah pelepasan risiko.
#特朗普取消对欧关税威胁