Langkah besar di Senat AS: para pembuat undang-undang baru saja menyetujui RUU unanimously yang memberikan hak hukum kepada korban deepfake untuk menuntut ganti rugi. Ini menandai langkah penting dalam melindungi identitas digital dan reputasi orang saat teknologi media sintetis menjadi semakin canggih. Legislasi ini menangani kekhawatiran yang berkembang—seiring kemajuan teknologi deepfake, potensi penyalahgunaan dalam menciptakan konten tanpa izin dan menyebarkan disinformasi meningkat secara eksponensial. Dengan menetapkan kerangka hukum bagi korban untuk mencari kompensasi, RUU ini secara efektif menempatkan mekanisme akuntabilitas. Ini adalah pengingat bahwa saat kita menavigasi era Web3 dengan aset digital dan identitas terdesentralisasi yang semakin umum, infrastruktur hukum yang lebih luas tentang perlindungan digital terus berkembang. Kejelasan regulasi semacam ini dapat mempengaruhi bagaimana platform—baik yang terpusat maupun terdesentralisasi—menghadapi moderasi konten dan perlindungan pengguna ke depan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
governance_lurker
· 8jam yang lalu
Akhirnya ada yang serius, korban deepfake bisa mengajukan gugatan di pengadilan... tapi siapa yang membayar biaya hukumannya
Lihat AsliBalas0
ApeShotFirst
· 8jam yang lalu
Aduh akhirnya ada yang berbuat sesuatu! Korban deepfake bisa menuntut? Astaga, komunitas web3 harus berhati-hati sekarang, benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa lagi
Lihat AsliBalas0
MidsommarWallet
· 8jam yang lalu
Akhirnya ada yang mengatur deepfake, seharusnya sudah seperti ini sejak dulu
Lihat AsliBalas0
MindsetExpander
· 8jam yang lalu
Akhirnya ada yang mengurus, deepfake ini terlalu menjijikkan
---
Ini dia, nanti kalau menyebar hoaks juga harus dipertimbangkan konsekuensinya
---
Tunggu, bagaimana platform desentralisasi bisa melempar tanggung jawab? Harus dilihat baik-baik peraturan detailnya
---
Klaim hukum memang kemajuan, tapi bagaimana dengan pelaksanaan? Mari pikirkan kenyataan
---
Era web3 telah datang, kerangka hukum juga harus mengikuti, sinyal ini bagus
---
Ini lagi, RUU unanimous, rasanya orang Amerika tetap bisa bersatu di saat kritis
---
Masalahnya adalah biaya pembuatan deepfake yang sangat rendah, bisakah denda menakut-nakuti orang?
---
Akhirnya memberi jalan keluar bagi korban, sebelumnya benar-benar merasa tidak berdaya
Lihat AsliBalas0
SchrodingerPrivateKey
· 8jam yang lalu
Akhirnya ada yang mengatur deepfake, tapi undang-undang ini benar-benar melindungi siapa?
Langkah besar di Senat AS: para pembuat undang-undang baru saja menyetujui RUU unanimously yang memberikan hak hukum kepada korban deepfake untuk menuntut ganti rugi. Ini menandai langkah penting dalam melindungi identitas digital dan reputasi orang saat teknologi media sintetis menjadi semakin canggih. Legislasi ini menangani kekhawatiran yang berkembang—seiring kemajuan teknologi deepfake, potensi penyalahgunaan dalam menciptakan konten tanpa izin dan menyebarkan disinformasi meningkat secara eksponensial. Dengan menetapkan kerangka hukum bagi korban untuk mencari kompensasi, RUU ini secara efektif menempatkan mekanisme akuntabilitas. Ini adalah pengingat bahwa saat kita menavigasi era Web3 dengan aset digital dan identitas terdesentralisasi yang semakin umum, infrastruktur hukum yang lebih luas tentang perlindungan digital terus berkembang. Kejelasan regulasi semacam ini dapat mempengaruhi bagaimana platform—baik yang terpusat maupun terdesentralisasi—menghadapi moderasi konten dan perlindungan pengguna ke depan.