Data distribusi kepemilikan token KUSANAGI mengungkapkan gambaran nyata dari partisipan pasar. Berdasarkan analisis on-chain, orang dalam menguasai 7.8% dari pasokan, sniper memegang 5.9%. Satu kluster memegang 7%, sementara konsentrasi dompet terkait bursa patut diperhatikan—kluster peta bursa menyumbang hingga 52.3%, mencerminkan kondisi likuiditas yang sangat terkonsentrasi.
Dari distribusi dana di bursa tertentu, dompet yang didanai oleh bursa terkemuka memegang 20.8%, platform yang sesuai regulasi 19.8%, satu bursa 4.1%, dan Change Now 1.4%. Tingkat distribusi ini mengungkapkan risiko utama pasar: efek konsentrasi likuiditas di sisi bursa cukup jelas, yang berpotensi mempengaruhi stabilitas harga dan partisipasi investor ritel. Dari sudut pandang data on-chain, struktur kepemilikan seperti ini menimbulkan tantangan terhadap tingkat desentralisasi proyek dan kesehatan jangka panjangnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ColdWalletAnxiety
· 01-16 10:42
52.3% di tangan bursa, bukankah ini bom waktu...
---
Konsentrasi bursa begitu tinggi, bagaimana trader ritel bisa bermain, rasanya kapan saja bisa terjadi penurunan besar
---
Hanya 7.8% dari orang dalam, itu malah lebih baik, yang penting adalah lebih dari 20 poin di bursa yang dipegang...
---
Begitu data ini keluar, saya langsung tidak mau sentuh lagi, terlalu terpusat
---
Dari sudut pandang lain, konsentrasi likuiditas juga menunjukkan ada bandar besar yang mendukung pasar, kan?
---
Melihat distribusi ini, saya teringat tragedi terakhir, lebih baik tetap stabil
---
Desentralisasi? KUSANAGI mungkin salah paham, haha
Lihat AsliBalas0
POAPlectionist
· 01-15 01:12
Bursa menyimpan begitu banyak, investor ritel masih mau bermain bagaimana... Rasanya hanya menunggu untuk digigit
Lihat AsliBalas0
GamefiGreenie
· 01-13 11:51
Bursa efek menguasai 52.3%? Betapa tidak masuk akal, investor ritel yang masuk pasti akan menjadi korban pemotongan
Bursa memiliki 52%, betapa tidak masuk akal, apa yang dibeli oleh investor ritel
---
20.8% dikuasai oleh satu entitas, ini adalah jebakan besar yang menunggu
---
Kepemilikan yang begitu terkonsentrasi, harga tidak akan stabil bahkan sulit untuk stabil
---
Desentralisasi? Tertawa, ini adalah mesin penarikan dari bursa terpusat
---
Platform yang sesuai regulasi 19.8%, terdengar tidak benar
---
7.8% dari internal ditambah dengan sejumlah besar dari bursa, investor ritel masih main apa sih
---
Pemburu sasaran hanya 5.9%, malah mereka adalah peserta yang paling jujur
---
Data ini menunjukkan satu hal: jangan kejar hal seperti ini
---
Likuiditas terkonsentrasi seperti sektor mati, sembarang jualan akan langsung collapse
Lihat AsliBalas0
CounterIndicator
· 01-13 11:38
52.3% konsentrasi bursa? Kalau ini runtuh, semuanya akan runtuh, bagaimana trader ritel bermain?
Data distribusi kepemilikan token KUSANAGI mengungkapkan gambaran nyata dari partisipan pasar. Berdasarkan analisis on-chain, orang dalam menguasai 7.8% dari pasokan, sniper memegang 5.9%. Satu kluster memegang 7%, sementara konsentrasi dompet terkait bursa patut diperhatikan—kluster peta bursa menyumbang hingga 52.3%, mencerminkan kondisi likuiditas yang sangat terkonsentrasi.
Dari distribusi dana di bursa tertentu, dompet yang didanai oleh bursa terkemuka memegang 20.8%, platform yang sesuai regulasi 19.8%, satu bursa 4.1%, dan Change Now 1.4%. Tingkat distribusi ini mengungkapkan risiko utama pasar: efek konsentrasi likuiditas di sisi bursa cukup jelas, yang berpotensi mempengaruhi stabilitas harga dan partisipasi investor ritel. Dari sudut pandang data on-chain, struktur kepemilikan seperti ini menimbulkan tantangan terhadap tingkat desentralisasi proyek dan kesehatan jangka panjangnya.