Recursive prompt adalah pola pikir yang menarik, sangat cocok diterapkan dalam analisis data di chain dan verifikasi kontrak pintar. Pemikiran dasarnya sangat sederhana: satu prompt menghasilkan satu jawaban, jawaban ini bukan titik akhir, melainkan titik awal untuk putaran berikutnya.
Output dari putaran sebelumnya menjadi input untuk putaran berikutnya, begitulah siklusnya berulang-ulang. Setiap putaran dipoles, dilengkapi, dan dikoreksi berdasarkan yang sebelumnya. Bayangkan Anda sedang melakukan debugging kode, kali pertama berjalan ada bug, setelah diperbaiki lalu dijalankan lagi, secara bertahap mendekati tujuan akhir.
Dalam skenario analisis ekosistem DeFi, iterasi strategi perdagangan, dan pengoptimalan model penilaian risiko, metode ini sangat efektif. Bukan solusi kaku yang dilakukan sekali jalan, melainkan proses dinamis yang terus berkembang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GameFiCritic
· 23jam yang lalu
Gagasan ini cukup baik, tetapi yang benar-benar sulit adalah bagaimana merancang mekanisme umpan balik untuk setiap iterasi... kalau tidak, mudah terjebak dalam lingkaran setan
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 01-13 09:50
Cerdas sekali, ini adalah trik yang selalu saya gunakan, tetapi kebanyakan orang masih mengandalkan satu kali prompt saja, efisiensinya sangat rendah.
Lihat AsliBalas0
GateUser-75ee51e7
· 01-13 09:49
Gagasan ini memang bisa diterapkan, rasanya seperti menjalankan backtest tetapi dengan kedalaman pemikiran yang lebih.
Lihat AsliBalas0
MetaverseVagabond
· 01-13 09:49
Sial, ini benar-benar versi AI dari pendekatan bertahap, rasanya analisis data di blockchain memang bisa digunakan
Lihat AsliBalas0
TokenomicsTrapper
· 01-13 09:44
honestly recursive prompting is just iterative refinement with extra steps... but yeah if you're actually reading contracts instead of just aping, this matters. watched so many "risk assessment models" get obliterated by a single vesting unlock they somehow missed lmao
Lihat AsliBalas0
WagmiOrRekt
· 01-13 09:28
Sial, bukankah ini yang selama saya lakukan, mendekati secara bertahap adalah jalan yang benar
Recursive prompt adalah pola pikir yang menarik, sangat cocok diterapkan dalam analisis data di chain dan verifikasi kontrak pintar. Pemikiran dasarnya sangat sederhana: satu prompt menghasilkan satu jawaban, jawaban ini bukan titik akhir, melainkan titik awal untuk putaran berikutnya.
Output dari putaran sebelumnya menjadi input untuk putaran berikutnya, begitulah siklusnya berulang-ulang. Setiap putaran dipoles, dilengkapi, dan dikoreksi berdasarkan yang sebelumnya. Bayangkan Anda sedang melakukan debugging kode, kali pertama berjalan ada bug, setelah diperbaiki lalu dijalankan lagi, secara bertahap mendekati tujuan akhir.
Dalam skenario analisis ekosistem DeFi, iterasi strategi perdagangan, dan pengoptimalan model penilaian risiko, metode ini sangat efektif. Bukan solusi kaku yang dilakukan sekali jalan, melainkan proses dinamis yang terus berkembang.