India memperketat persyaratan KYC pendaftaran pengguna cryptocurrency

BlockBeats Pesan, 1 Januari 12, Badan Intelijen Keuangan India (FIU) merilis pedoman baru yang memperketat aturan pendaftaran pengguna platform cryptocurrency. Peraturan baru mewajibkan platform perdagangan cryptocurrency yang diawasi untuk memverifikasi identitas pengguna melalui selfie langsung dan verifikasi lokasi geografis. Foto selfie langsung ini dapat melacak gerakan mata dan kepala pengguna, mencegah penggunaan teknologi AI deepfake untuk melewati proses verifikasi KYC.

Selain itu, platform perdagangan di India juga harus mengumpulkan lokasi geografis dan alamat IP saat pembuatan akun, serta cap waktu pembuatan akun. Pengguna sekarang perlu mengirimkan bukti identitas berfoto yang dikeluarkan pemerintah, serta memverifikasi email dan nomor ponsel, sebelum dapat membuat akun di platform perdagangan cryptocurrency.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)