Memandang ke belakang dari perspektif tahun 2026, internet sedang mengalami sebuah perubahan tanpa suara. Kepemilikan data yang dulu dikuasai oleh beberapa perusahaan besar mulai mengalir ke pengguna pribadi melalui protokol penyimpanan terdesentralisasi. Kita sedang mengucapkan selamat tinggal pada era "menyewa internet", dan memasuki tahap "memiliki internet" yang sesungguhnya.
Bayangkan penyimpanan terdesentralisasi sebagai hard disk berkecepatan tinggi yang dibagikan secara global—ini adalah posisi inti dari Walrus Protocol. Dulu, orang selalu mengatakan bahwa protokol terdesentralisasi lambat dan pengalaman pengguna buruk, hanya sebagai mainan kecil bagi para penggemar teknologi. Tetapi sekarang situasi ini telah diubah. Berkat kerjasama yang erat dengan Sui public chain, kecepatan pengguna dalam mengunggah, mengunduh, dan mengelola data di Walrus sudah tidak berbeda jauh dari layanan cloud utama. Baik untuk menonton video, memuat sumber daya game, maupun menyinkronkan file, waktu respons dalam hitungan milidetik telah menjadi standar.
Peningkatan pengalaman ini memiliki arti yang sangat penting. Para pengembang sekarang dapat membangun platform sosial yang sepenuhnya terdesentralisasi, aplikasi video, bahkan sistem e-commerce di atasnya, tanpa perlu khawatir tentang bottleneck performa. Dengan perluasan dan pendalaman jaringan node global, protokol semacam ini akan menjadi infrastruktur dasar untuk metaverse dan ekosistem aplikasi lintas rantai di masa depan. Yang ingin dicapai bukan hanya menyediakan layanan penyimpanan, tetapi juga mendefinisikan ulang arsitektur fisik internet.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MrRightClick
· 16jam yang lalu
Respons waktu milidetik memang luar biasa, tapi apakah Walrus benar-benar bisa mengalahkan cloud storage terpusat?
Lihat AsliBalas0
NotGonnaMakeIt
· 01-09 18:51
Ini lagi tentang tahun 2026, rasanya narasi seperti ini semua seperti novel fiksi ilmiah, apakah benar-benar bisa terwujud?
Lihat AsliBalas0
TokenVelocity
· 01-09 18:51
walrus ini benar-benar bisa, kinerja tidak lagi menjadi alasan
Lihat AsliBalas0
NoStopLossNut
· 01-09 18:49
Respons cepat dalam satu milidetik? Kedengarannya bagus, tapi kenyataannya tergantung pada stabilitas node saat digunakan
Lihat AsliBalas0
UnluckyMiner
· 01-09 18:48
ngl kalau bisa tahan beneran respons millisecond saya percaya, sebelumnya udah coba semua skema penyimpanan terdesentralisasi itu, parah banget
Bicaranya bagus sih, kuncinya gimana node-nya tersebar aja
Walrus mau naik daun tergantung ekosistem Sui kuat nggak, kalau nggak ya cuma jadi alat spekulasi
Buat beneran gantiin cloud drive perusahaan besar kaya mesti tunggu aplikasi berskala besar beneran keluar sih, sekarang terlalu dini
Asal bisa selesaiin masalah penjadwalan cross-chain, baru kemungkinan ini ada momen
Lihat AsliBalas0
FOMOSapien
· 01-09 18:39
Apakah respons dalam satuan milidetik benar-benar tercapai? Jika ini menjadi stabil, perusahaan besar memang harus mulai khawatir
Lihat AsliBalas0
DegenWhisperer
· 01-09 18:32
Respons cepat dalam hitungan milidetik? Jangan berlebihan, tunggu sampai benar-benar siap di hari itu nanti
Memandang ke belakang dari perspektif tahun 2026, internet sedang mengalami sebuah perubahan tanpa suara. Kepemilikan data yang dulu dikuasai oleh beberapa perusahaan besar mulai mengalir ke pengguna pribadi melalui protokol penyimpanan terdesentralisasi. Kita sedang mengucapkan selamat tinggal pada era "menyewa internet", dan memasuki tahap "memiliki internet" yang sesungguhnya.
Bayangkan penyimpanan terdesentralisasi sebagai hard disk berkecepatan tinggi yang dibagikan secara global—ini adalah posisi inti dari Walrus Protocol. Dulu, orang selalu mengatakan bahwa protokol terdesentralisasi lambat dan pengalaman pengguna buruk, hanya sebagai mainan kecil bagi para penggemar teknologi. Tetapi sekarang situasi ini telah diubah. Berkat kerjasama yang erat dengan Sui public chain, kecepatan pengguna dalam mengunggah, mengunduh, dan mengelola data di Walrus sudah tidak berbeda jauh dari layanan cloud utama. Baik untuk menonton video, memuat sumber daya game, maupun menyinkronkan file, waktu respons dalam hitungan milidetik telah menjadi standar.
Peningkatan pengalaman ini memiliki arti yang sangat penting. Para pengembang sekarang dapat membangun platform sosial yang sepenuhnya terdesentralisasi, aplikasi video, bahkan sistem e-commerce di atasnya, tanpa perlu khawatir tentang bottleneck performa. Dengan perluasan dan pendalaman jaringan node global, protokol semacam ini akan menjadi infrastruktur dasar untuk metaverse dan ekosistem aplikasi lintas rantai di masa depan. Yang ingin dicapai bukan hanya menyediakan layanan penyimpanan, tetapi juga mendefinisikan ulang arsitektur fisik internet.