Pendiri Bridgewater Associates, Dalio, baru-baru ini mengeluarkan ramalan besar—pada tahun 2026, yang paling perlu dikhawatirkan bukanlah kejatuhan pasar saham, tetapi uang di kantong yang diam-diam menguap.
**Daya beli mata uang adalah ancaman sejati**
Terdengar agak menakutkan, tetapi logikanya sebenarnya sangat sederhana. Bank sentral di berbagai negara selama dua tahun terakhir melakukan pelonggaran kebijakan secara agresif, mesin pencetak uang tidak bisa berhenti. Hasilnya? Dengan uang yang sama, barang yang bisa dibeli semakin sedikit. Ini bukan ilusi, orang biasa benar-benar merasakannya—dulu 100 rupiah bisa makan makan enak, sekarang cuma cukup-cukupan. Hantu inflasi ini belum sepenuhnya hilang, permainan pengurangan nilai uang yang baru sudah dimulai.
**Perlawanan hebat emas di tahun 2025**
Sementara bank sentral masih melakukan pelonggaran, emas langsung melesat. Data menunjukkan—pada tahun 2025, kenaikan harga emas langsung melampaui pasar saham AS sebesar 30 poin persentase. Uang lama mulai merasakan aroma perlindungan, semua uang diarahkan ke emas. Kepercayaan terhadap dolar mulai melemah, situasi geopolitik juga belum stabil, emas menjadi "obat tenang" paling stabil. Tapi risiko juga tidak boleh diabaikan, emas juga bisa naik turun seperti roller coaster—yang hari ini raja, bisa saja besok ditolak. Dalam jangka panjang, semuanya tergantung bagaimana bank sentral memainkan kartu mereka.
**Bisakah cryptocurrency menangkap peluang ini?**
Bitcoin dipromosikan sebagai "emas digital", logikanya terdengar masuk akal—di era inflasi, aset digital melindungi nilai. Tapi masalahnya, volatilitas BTC bisa membuatmu ketakutan setengah mati. Kemarin naik, hari ini bisa langsung jatuh. Mereka yang ingin membeli saat harga rendah harus siap dengan mental tertahan di posisi. Selain itu, regulasi juga tidak pasti kapan akan muncul peristiwa black swan.
**Apakah ramalan Dalio pasti benar?**
Sejujurnya, "pengulangan sejarah" terdengar sangat cerdas, tapi apakah inflasi kali ini benar-benar akan mengulang skenario abad ke-20? Tidak selalu. Lingkungan ekonomi sudah berubah, alat kebijakan juga lebih banyak, kemungkinan kesamaan sejarah bisa dibesar-besarkan. Meski emas tampil cukup baik, mengejar kenaikan harga bisa berujung menjadi posisi yang tidak menguntungkan. Cryptocurrency adalah pedang bermata dua—ada peluang, tapi juga jebakan.
**Pendekatan paling realistis**
Daripada memilih satu aset secara all-in, lebih baik melakukan diversifikasi. Alokasikan secara proporsional ke mata uang keras (emas, dolar), simpan sebagian aset berisiko tinggi (cryptocurrency, saham pertumbuhan), dan sesuaikan secara fleksibel dengan ritme pasar. Dompet harus tetap kuat menghadapi tahun 2026, intinya jangan taruh semua chip di satu tempat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ThatsNotARugPull
· 17jam yang lalu
达利欧又在说大实话, uang menyusut ini memang harus diperhatikan
Lihat AsliBalas0
AllInDaddy
· 17jam yang lalu
Dalio ini tuh lagi main konsep lagi, setiap kali harus pakai ramalan untuk panen buzz, ngakak
Black Swan bukannya kalian para big shot yang bikinnya ya?
Sekarang masih berani all in emas, beneran cuma cari ketenangan... tapi BTC kali ini emang seru, regulasi udah kayak pedang di kepala
Daripada dengerin ramalan, mending taro duit sendiri coba-cobain, lagian untung atau rugi juga harus tanggung sendiri
Kenapa gak langsung beli tuntas crypto, diversifikasi cuma alasan takut aja
Lihat AsliBalas0
HashRateHermit
· 01-10 00:55
Dallio si kakek itu mulai berkokok lagi, tapi sebenernya uang emang lagi menyusut, ini beneran aku rasain.
Lihat AsliBalas0
AllInAlice
· 01-08 04:03
Dalio si tua ini lagi mulai ngomong angin, uang menyusut di 2026? Tas saya sudah lama di black swan.
Lihat AsliBalas0
TokenomicsTherapist
· 01-08 03:58
Kembali memicu kekhawatiran inflasi, atau apakah emas benar-benar akan melambung?
---
Kata-kata Dalio dengarkan saja, jangan terlalu percaya dia bisa memprediksi 2026哈
---
Volatilitas btc memang mengerikan, tapi dia benar dalam hal diversifikasi portofolio
---
Singkatnya, tidak ada yang bisa memprediksi, cukup atur portofolio dengan baik dan selesai
---
Emas naik 30 poin? Dari mana data ini berasal...
---
Black swan regulasi memang menjadi masalah utama crypto
---
All in pada apapun mudah mengalami kegagalan, tetap harus siap dengan berbagai kemungkinan
---
Tulisan tentang hantu inflasi ini agak berlebihan, tidak seberbahaya itu
---
Diversifikasi portofolio memang benar, yang dikhawatirkan adalah kebanyakan orang akhirnya menginvestasikan semua ke satu koin
Lihat AsliBalas0
MemecoinTrader
· 01-08 03:52
ngl, narasi "kiamat 2026" ini hanyalah lapisan lain dari arbitrase sosial... lihat seberapa cepat ini diperkuat melalui ruang gema biasa lol
Lihat AsliBalas0
BearMarketSunriser
· 01-08 03:43
Dalio tidak salah, tapi sebenarnya tidak banyak orang yang benar-benar berani all in, kan?
Lihat AsliBalas0
SchroedingerAirdrop
· 01-08 03:42
Ini lagi-lagi Dalio dan juga 2026, singkatnya tetap saja pola lama, soal diversifikasi portofolio ini setiap tahun selalu ada yang bilang
Pendiri Bridgewater Associates, Dalio, baru-baru ini mengeluarkan ramalan besar—pada tahun 2026, yang paling perlu dikhawatirkan bukanlah kejatuhan pasar saham, tetapi uang di kantong yang diam-diam menguap.
**Daya beli mata uang adalah ancaman sejati**
Terdengar agak menakutkan, tetapi logikanya sebenarnya sangat sederhana. Bank sentral di berbagai negara selama dua tahun terakhir melakukan pelonggaran kebijakan secara agresif, mesin pencetak uang tidak bisa berhenti. Hasilnya? Dengan uang yang sama, barang yang bisa dibeli semakin sedikit. Ini bukan ilusi, orang biasa benar-benar merasakannya—dulu 100 rupiah bisa makan makan enak, sekarang cuma cukup-cukupan. Hantu inflasi ini belum sepenuhnya hilang, permainan pengurangan nilai uang yang baru sudah dimulai.
**Perlawanan hebat emas di tahun 2025**
Sementara bank sentral masih melakukan pelonggaran, emas langsung melesat. Data menunjukkan—pada tahun 2025, kenaikan harga emas langsung melampaui pasar saham AS sebesar 30 poin persentase. Uang lama mulai merasakan aroma perlindungan, semua uang diarahkan ke emas. Kepercayaan terhadap dolar mulai melemah, situasi geopolitik juga belum stabil, emas menjadi "obat tenang" paling stabil. Tapi risiko juga tidak boleh diabaikan, emas juga bisa naik turun seperti roller coaster—yang hari ini raja, bisa saja besok ditolak. Dalam jangka panjang, semuanya tergantung bagaimana bank sentral memainkan kartu mereka.
**Bisakah cryptocurrency menangkap peluang ini?**
Bitcoin dipromosikan sebagai "emas digital", logikanya terdengar masuk akal—di era inflasi, aset digital melindungi nilai. Tapi masalahnya, volatilitas BTC bisa membuatmu ketakutan setengah mati. Kemarin naik, hari ini bisa langsung jatuh. Mereka yang ingin membeli saat harga rendah harus siap dengan mental tertahan di posisi. Selain itu, regulasi juga tidak pasti kapan akan muncul peristiwa black swan.
**Apakah ramalan Dalio pasti benar?**
Sejujurnya, "pengulangan sejarah" terdengar sangat cerdas, tapi apakah inflasi kali ini benar-benar akan mengulang skenario abad ke-20? Tidak selalu. Lingkungan ekonomi sudah berubah, alat kebijakan juga lebih banyak, kemungkinan kesamaan sejarah bisa dibesar-besarkan. Meski emas tampil cukup baik, mengejar kenaikan harga bisa berujung menjadi posisi yang tidak menguntungkan. Cryptocurrency adalah pedang bermata dua—ada peluang, tapi juga jebakan.
**Pendekatan paling realistis**
Daripada memilih satu aset secara all-in, lebih baik melakukan diversifikasi. Alokasikan secara proporsional ke mata uang keras (emas, dolar), simpan sebagian aset berisiko tinggi (cryptocurrency, saham pertumbuhan), dan sesuaikan secara fleksibel dengan ritme pasar. Dompet harus tetap kuat menghadapi tahun 2026, intinya jangan taruh semua chip di satu tempat.