Baru-baru ini mencoba beberapa aplikasi pelacakan pembayaran yang dibangun dengan vibe coding oleh Frank, dan jujur? Keduanya sangat jauh dari target.
Yang pertama menganggap setiap biaya berulang sebagai langganan—menandai uang saku bulanan pacar saya sama seperti menandai Netflix. Logika di sana cukup kasar.
Yang kedua mengambil pendekatan berbeda: hanya menandai pengeluaran jika deskripsi transaksi menyentuh kata kunci tertentu. Terlihat lebih pintar secara teori, tetapi dalam praktik? Terlalu banyak false negatives. Saya pasti membayar $5 untuk sesuatu yang seharusnya terdeteksi.
Kedua aplikasi tidak menyelesaikan masalah akurasi. Kategorisasi pembayaran jelas membutuhkan pengenalan pola yang jauh lebih canggih—pencocokan kata kunci dan deteksi langganan secara umum saja tidak cukup. Jika Anda mengandalkan alat ini untuk pelacakan pengeluaran, harapkanlah kenyataan yang sesuai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
25 Suka
Hadiah
25
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquiditySurfer
· 01-10 10:13
frank logika ini benar-benar payah, menganggap uang jajan pacarnya sebagai langganan? Konyol banget
Lihat AsliBalas0
HalfIsEmpty
· 01-10 06:15
frank apps ini memang jelek, tingkat kecerdasan buatannya sungguh mengkhawatirkan sih
Lihat AsliBalas0
FlashLoanPhantom
· 01-08 08:11
ngl Aplikasi Frank ini benar-benar bencana, memperlakukan uang jajan pacar seperti Netflix? Sangat lucu
Lihat AsliBalas0
GateUser-b37fca29
· 01-07 16:01
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
MetaverseMigrant
· 01-07 12:50
vibe coding terdengar tidak terpercaya... Menganggap uang jajan pacar sebagai langganan flagged, logika ini benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
POAPlectionist
· 01-07 12:40
vibe coding terdengar bagus, tapi kedua aplikasi ini benar-benar buruk, logika pengkategorian sangat tidak masuk akal
Lihat AsliBalas0
WenAirdrop
· 01-07 12:33
Aplikasi Frank ini memang buruk, logika pengkategorian satu lebih aneh dari yang lain
Lihat AsliBalas0
RektButStillHere
· 01-07 12:28
Frank, produk ini benar-benar tidak bagus, kedua aplikasi sama-sama gagal...
Lihat AsliBalas0
SelfStaking
· 01-07 12:27
Frank kali ini benar-benar gagal, bahkan uang jajan pacarnya pun bisa dia anggap sebagai Netflix, logikanya mengharukan banget
Baru-baru ini mencoba beberapa aplikasi pelacakan pembayaran yang dibangun dengan vibe coding oleh Frank, dan jujur? Keduanya sangat jauh dari target.
Yang pertama menganggap setiap biaya berulang sebagai langganan—menandai uang saku bulanan pacar saya sama seperti menandai Netflix. Logika di sana cukup kasar.
Yang kedua mengambil pendekatan berbeda: hanya menandai pengeluaran jika deskripsi transaksi menyentuh kata kunci tertentu. Terlihat lebih pintar secara teori, tetapi dalam praktik? Terlalu banyak false negatives. Saya pasti membayar $5 untuk sesuatu yang seharusnya terdeteksi.
Kedua aplikasi tidak menyelesaikan masalah akurasi. Kategorisasi pembayaran jelas membutuhkan pengenalan pola yang jauh lebih canggih—pencocokan kata kunci dan deteksi langganan secara umum saja tidak cukup. Jika Anda mengandalkan alat ini untuk pelacakan pengeluaran, harapkanlah kenyataan yang sesuai.