Jika Anda telah berdagang valas. Satu-satunya masalah yang paling menyiksa pedagang adalah: Fluktuasi hargaTerkadang naik dan turun, terkadang benar-benar diam. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita mengukur volatilitas ini? Jawabannya adalah:Standar deviasi adalah Alat statistik yang membantu kita menemukan pola pergerakan harga
Apa itu Standar Deviasi?
Standar DeviasiatauStandar Deviasi (SD) Ini adalah konsep statistik yang mengungkapkan seberapa jauh data harga tersebar dari rata-rata.
Sederhananya:
Jika SD tinggi = Lompatan harga besar naik turun = Volatilitas tinggi
Jika SD rendah = Harga tidak bergerak sebanyak itu = Volatilitas rendah.
Standar deviasi adalah Jika harga memantul besar, SD akan tinggi. Artinya, untung atau ruginya bisa besar. Di sisi lain, jika SD rendah, itu berarti harganya stabil, kurang berisiko.
Tapi tunggu sebentar. Volatilitas rendah berarti volatilitas tinggi akan segera berlanjut. Stresnya luar biasa.
Mengapa trader menggunakan standar deviasi?
1. Untuk mengatur stop loss yang benar.
Jika SD tinggi, Anda harus mengatur stop loss karena harga secara alami memantul. Jika stop loss terlalu banyak, jika harga menembus kisaran naik dan turun, Anda akan segera terputus.
2. Untuk mengukur tingkat risiko perdagangan.
Trader memiliki toleransi risiko yang berbeda. Beberapa orang dapat mengambil volatilitas 200 pips, yang lain hanya 50 pips.
3. Untuk mengidentifikasi kerusakan datar (Penembusan)
Harganya berada di flat untuk waktu yang lama. (SD Rendah) Trader yang baik akan menunggu rilis ini dan mengikuti gelombang.
Manfaat Utama Standar Deviasi dalam Trading Forex
1. Identifikasi volatilitas pasangan mata uang
EUR/USD harian berfluktuasi sekitar 100-150 pips, tergantung pada SD.
GBP/USD biasanya memiliki SD yang lebih tinggi daripada EUR/USD karena pound lebih kuat.
2. Tetapkan level stop loss yang cerdas
Area datar, atur SL tutup karena SD rendah.
Di area tren kuat, atur SL jauh karena SD tinggi.
3. Tetapkan target keuntungan
Gunakan SD sebagai ukuran, jika terjadi breakout, keuntungan dapat berjalan hingga 2-3 kali SD dari breakout datar.
4. Filter Sinyal Palsu
Ketika SD sangat rendah, sinyal Moving Average biasanya lebih akurat.
Saat SD tinggi, kita harus berhati-hati terhadap sinyal palsu dari kebisingan.
Rumus Perhitungan Standar Deviasi
Jangan khawatir, platform perdagangan akan melakukan perhitungan secara otomatis.
Langkah-langkah:
Kumpulkan harga penutupan 14 hari terakhir. (Default populer)
Hitung rata-rata semua harga.
Kurangi harga harian dari rata-rata.
Kuadratkan setiap hasil
Jumlahkan nilai kuadrat dan bagi dengan 14.
Hapus akar kuadrat
Hasil = Standar Deviasi
Sekarang saya tahu dari mana angka itu berasal. Jika angka SD EUR/USD adalah 0,0085 (Sekitar 85 pips) Artinya, harga umumnya bergerak 85 pips dari rata-rata.
##2 Skenario SD yang Perlu Diingat Trader
Standar deviasi tinggi
Harga berayun lebar, sedang tren kuat, atau ada berita penting yang terjadi.
Keuntungan bisa besar, tetapi kerugian bisa besar.
SL harus diatur jauh.
Ideal bagi mereka yang suka iritasi dan memiliki dana yang cukup
Standar deviasi rendah
Harganya datar, stabil, tidak ke mana-mana, tidak datang ke mana-mana.
Risiko rendah, tetapi peluang keuntungan kecil
Sinyal untuk breakout yang akan datang biasanya sangat dapat diandalkan.
Pemula suka berdagang selama periode ini karena pasang surut mereka.
2 Strategi Trading yang Benar-benar Menggunakan SD
Strategi 1: Strategi Breakout Konsolidasi
Skenario:
Harga EUR/USD menembus datar selama 3 minggu. (SD sangat rendah)
Kekuatannya adalah 1.0850-1.0920.
Cara membuat:
Tambahkan Alat SD ke Bagan Durasi Set 14
Tunggu harga menembus flat di atas atau di bawah.
Periksa apakah SD benar-benar mulai lebih tinggi. (Konfirmasikan retakan datar)
Beli/jual sesuai dengan arah kerusakan.
Atur SL di sisi berlawanan dari datar, yaitu jika flat berada di 1.0850-1.0920 dan pecah. Atur SL pada 1.0840.
Atur TP pada 2-3 kali SD dari titik putus datar.
Menilai:
Cara ini digunakan karena terlalu besar.
Tetapi berhati-hatilah terhadap false breakout di mana harga menembus dan kemudian kembali ke larangan.
Strategi 2: Deteksi Pembalikan Dini
Skenario:
GBP/USD telah mengalami tren naik selama beberapa hari.
Harga menyentuh garis resistensi atas dan berkontraksi. (SD juga tinggi.)
Cara membuat:
Lihat apakah SD masih tinggi. Jika tinggi = masih energik.
Lihat berapa kali harga menyentuh garis resistance. Jika telah diketuk 3-4 kali, pembalikan dapat terjadi.
Ketika harga jatuh kembali, lakukan pendek.
Atur SL sedikit lebih tinggi dari titik resistansi, atur TP ke normal.
Menilai:
Overtune ini berisiko sinyal palsu.
Harus dikombinasikan dengan indikator lain agar baik.
Bollinger Bands + Standar Deviasi = Set Pasangan yang Baik
Standar DeviasidanBollinger Bands Jadilah Bodymate:
Bollinger Bands menggunakan SD untuk membentuk pita atas dan bawah.
Jika harga menyentuh pita luar, maka SD kuat = volatilitas tinggi.
Jika strip jatuh. (Peras) Menunjukkan SD rendah = Tunggu penembusan datar untuk penembusan berikutnya.
Cara berbagi:
Tambahkan Bollinger Bands ke grafik
Ketika Terjadi Pemerasan (Tutup Garis) Bersiaplah untuk jerawat.
Ketika bilah yang diperbesar = SD tinggi, berhati-hatilah untuk mengubah arah.
Cara memulai trading dengan Standar Deviasi
Langkah-langkah:
Masuk ke platform perdagangan Anda
Buka grafik pasangan mata uang (Misalnya, EUR/USD.)
Cari “Indikator” dan pilih “Standar Deviasi”.
Atur ke 14 (Nilai default yang umum digunakan)
Lihat apakah angka SD tinggi atau rendah dibandingkan hari sebelumnya.
Saran untuk pemula:
Coba Akun Demo terlebih dahulu, setor $50.000 virtual untuk mencobanya.
Coba gabungkan SD dengan Bollinger Bands atau Moving Averages.
Lihat reaksi SD di beberapa pasangan mata uang
Ketika Anda merasa percaya diri, Anda beralih ke perdagangan langsung.
Kesimpulan: Apa itu Standar Deviasi, dan Mengapa Menggunakannya?
Standar Deviasi Ini adalah salah satu indikator paling kuat untuk trader forex. Tanpa memahami rumus matematika yang kompleks, ingatlah:
SD Tinggi = Volatilitas tinggi = Sangat berisiko = Untung banyak tetapi banyak kerugian
SD Rendah = Volatilitas rendah = Risiko rendah = Tunggu penembusan datar
Menggunakan SD dalam kombinasi dengan indikator lain seperti Bollinger Bands, Moving Average, atau RSI akan membuat keputusan Anda lebih akurat.
Trader yang sukses bukan karena rumus rahasianya, tetapi karena mereka tahu apa yang harus dicari. Alat yang tepat Waktu yang tepat Di sinilah SD membantu Anda untuk “tahu kapan”, dengan tenang terus berdagang!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Standar Deviasi: Alat yang harus diketahui trader forex
Jika Anda telah berdagang valas. Satu-satunya masalah yang paling menyiksa pedagang adalah: Fluktuasi hargaTerkadang naik dan turun, terkadang benar-benar diam. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita mengukur volatilitas ini? Jawabannya adalah:Standar deviasi adalah Alat statistik yang membantu kita menemukan pola pergerakan harga
Apa itu Standar Deviasi?
Standar DeviasiatauStandar Deviasi (SD) Ini adalah konsep statistik yang mengungkapkan seberapa jauh data harga tersebar dari rata-rata.
Sederhananya:
Standar deviasi adalah Jika harga memantul besar, SD akan tinggi. Artinya, untung atau ruginya bisa besar. Di sisi lain, jika SD rendah, itu berarti harganya stabil, kurang berisiko.
Tapi tunggu sebentar. Volatilitas rendah berarti volatilitas tinggi akan segera berlanjut. Stresnya luar biasa.
Mengapa trader menggunakan standar deviasi?
1. Untuk mengatur stop loss yang benar.
Jika SD tinggi, Anda harus mengatur stop loss karena harga secara alami memantul. Jika stop loss terlalu banyak, jika harga menembus kisaran naik dan turun, Anda akan segera terputus.
2. Untuk mengukur tingkat risiko perdagangan.
Trader memiliki toleransi risiko yang berbeda. Beberapa orang dapat mengambil volatilitas 200 pips, yang lain hanya 50 pips.
3. Untuk mengidentifikasi kerusakan datar (Penembusan)
Harganya berada di flat untuk waktu yang lama. (SD Rendah) Trader yang baik akan menunggu rilis ini dan mengikuti gelombang.
Manfaat Utama Standar Deviasi dalam Trading Forex
1. Identifikasi volatilitas pasangan mata uang
2. Tetapkan level stop loss yang cerdas
3. Tetapkan target keuntungan
4. Filter Sinyal Palsu
Rumus Perhitungan Standar Deviasi
Jangan khawatir, platform perdagangan akan melakukan perhitungan secara otomatis.
Langkah-langkah:
Hasil = Standar Deviasi
Sekarang saya tahu dari mana angka itu berasal. Jika angka SD EUR/USD adalah 0,0085 (Sekitar 85 pips) Artinya, harga umumnya bergerak 85 pips dari rata-rata.
##2 Skenario SD yang Perlu Diingat Trader
Standar deviasi tinggi
Harga berayun lebar, sedang tren kuat, atau ada berita penting yang terjadi.
Standar deviasi rendah
Harganya datar, stabil, tidak ke mana-mana, tidak datang ke mana-mana.
2 Strategi Trading yang Benar-benar Menggunakan SD
Strategi 1: Strategi Breakout Konsolidasi
Skenario:
Cara membuat:
Menilai:
Strategi 2: Deteksi Pembalikan Dini
Skenario:
Cara membuat:
Menilai:
Bollinger Bands + Standar Deviasi = Set Pasangan yang Baik
Standar DeviasidanBollinger Bands Jadilah Bodymate:
Cara berbagi:
Cara memulai trading dengan Standar Deviasi
Langkah-langkah:
Saran untuk pemula:
Kesimpulan: Apa itu Standar Deviasi, dan Mengapa Menggunakannya?
Standar Deviasi Ini adalah salah satu indikator paling kuat untuk trader forex. Tanpa memahami rumus matematika yang kompleks, ingatlah:
Menggunakan SD dalam kombinasi dengan indikator lain seperti Bollinger Bands, Moving Average, atau RSI akan membuat keputusan Anda lebih akurat.
Trader yang sukses bukan karena rumus rahasianya, tetapi karena mereka tahu apa yang harus dicari. Alat yang tepat Waktu yang tepat Di sinilah SD membantu Anda untuk “tahu kapan”, dengan tenang terus berdagang!