#Strategy加码BTC配置 💡 Inflasi Daya Beli Dolar AS Menipis: Fakta di Baliknya
Data sangat jelas: sejak didirikan Federal Reserve pada tahun 1913 hingga sekarang, daya beli dolar AS telah menurun sebesar 97%. Dengan kata lain, 1 dolar AS pada tahun tersebut, jika dihitung pada tahun 2026, hanya memiliki daya beli sebesar 0,03 dolar AS. Ini bukan omong kosong, melainkan hasil dari efek jangka panjang inflasi.
🔍 Apa yang menjadi pendorong di baliknya?
Perluasan kebijakan moneter yang berkelanjutan menyebabkan inflasi tetap tinggi, Federal Reserve menyesuaikan siklus kebijakan, semua ini secara langsung menggerogoti nilai riil dolar AS. Bagi investor global dan pengelola aset, apa artinya ini? Artinya, memegang kas saja tidak lagi menjadi cara yang aman untuk menjaga nilai kekayaan.
💰 Pemikiran Baru dalam Pengelolaan Aset
Dalam konteks seperti ini, aset tradisional menghadapi ujian—bagaimana properti, obligasi, dan saham dapat tetap menjaga nilainya? Sementara itu, mata uang kripto seperti $BTC, $ETH sebagai aset alternatif, sedang mendefinisikan ulang pemahaman orang tentang "penyimpanan nilai". Mereka memiliki karakteristik terbatas pasokan, desentralisasi, dan likuiditas lintas negara, fitur-fitur ini membuat banyak investor menganggapnya sebagai alat untuk melindungi dari depresiasi dolar.
Topik aset kripto semakin banyak dibicarakan, pasar juga memberikan suara melalui tindakan. Baik para penggemar risiko maupun pengelola aset yang berhati-hati, semuanya sedang meninjau kembali portofolio aset mereka.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropGrandpa
· 01-03 16:42
Depresiasi dolar 97%? Kita harus segera mengaitkannya dengan BTC, kalau tidak aset akan menyusut dan itu benar-benar tidak adil...
Lihat AsliBalas0
MEVvictim
· 01-03 13:27
Depresiasi dolar sebesar 97% angka ini terdengar menakutkan, tetapi masalah sebenarnya adalah... uang kita semakin tidak berharga, tidak heran jika harus menambahkan sedikit btc untuk mengurangi kekhawatiran
Lihat AsliBalas0
SmartContractWorker
· 01-03 07:50
Nilai dolar yang menyusut 97% terdengar menakutkan, tetapi sejujurnya, kita sudah lama hidup dalam kenyataan ini. Daripada terlalu fokus pada urusan Federal Reserve, lebih baik memikirkan bagaimana membuat uang benar-benar mengalahkan inflasi. BTC memang layak dipertimbangkan dengan serius.
Lihat AsliBalas0
MetaNomad
· 01-03 07:50
Nilai dolar turun 97% angka ini benar-benar luar biasa, tidak heran jika semua orang sedang menimbun koin
Lihat AsliBalas0
GasFeeGazer
· 01-03 07:44
Tunggu, dolar AS tahun 97 turun 97%? Rasanya data ini agak menakutkan, tapi kembali lagi, yang benar-benar kurang bukanlah uang, kan?
Lihat AsliBalas0
Atilss
· 01-03 07:30
Pegang erat 💪
Lihat AsliBalas0
GasBandit
· 01-03 07:28
97% langsung jatuh ke tangan sendiri, tidak heran sekarang setiap makanan cepat saji harus puluhan rupiah
Lihat AsliBalas0
StrawberryIce
· 01-03 07:28
97%?Bro, data kamu ini menakutkan, tapi uang tunai yang diam-diam terpakai juga benar adanya, aku sudah all in BTC sejak lama
#Strategy加码BTC配置 💡 Inflasi Daya Beli Dolar AS Menipis: Fakta di Baliknya
Data sangat jelas: sejak didirikan Federal Reserve pada tahun 1913 hingga sekarang, daya beli dolar AS telah menurun sebesar 97%. Dengan kata lain, 1 dolar AS pada tahun tersebut, jika dihitung pada tahun 2026, hanya memiliki daya beli sebesar 0,03 dolar AS. Ini bukan omong kosong, melainkan hasil dari efek jangka panjang inflasi.
🔍 Apa yang menjadi pendorong di baliknya?
Perluasan kebijakan moneter yang berkelanjutan menyebabkan inflasi tetap tinggi, Federal Reserve menyesuaikan siklus kebijakan, semua ini secara langsung menggerogoti nilai riil dolar AS. Bagi investor global dan pengelola aset, apa artinya ini? Artinya, memegang kas saja tidak lagi menjadi cara yang aman untuk menjaga nilai kekayaan.
💰 Pemikiran Baru dalam Pengelolaan Aset
Dalam konteks seperti ini, aset tradisional menghadapi ujian—bagaimana properti, obligasi, dan saham dapat tetap menjaga nilainya? Sementara itu, mata uang kripto seperti $BTC, $ETH sebagai aset alternatif, sedang mendefinisikan ulang pemahaman orang tentang "penyimpanan nilai". Mereka memiliki karakteristik terbatas pasokan, desentralisasi, dan likuiditas lintas negara, fitur-fitur ini membuat banyak investor menganggapnya sebagai alat untuk melindungi dari depresiasi dolar.
Topik aset kripto semakin banyak dibicarakan, pasar juga memberikan suara melalui tindakan. Baik para penggemar risiko maupun pengelola aset yang berhati-hati, semuanya sedang meninjau kembali portofolio aset mereka.