Dinamis pasar EV global berubah secara dramatis pada tahun 2025. Pengiriman kendaraan tahunan Tesla turun sebesar 8,6% dari tahun ke tahun—sebuah kemunduran yang signifikan. Apa yang lebih mencolok? BYD dari China melampaui Tesla dalam total penjualan EV untuk pertama kalinya, menandai momen penting dalam industri otomotif. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya kompetisi di sektor kendaraan listrik, dengan produsen China memanfaatkan keunggulan biaya dan inovasi cepat. Bagi investor crypto dan teknologi yang mengikuti tren makro, rebalancing ini menandakan pergeseran yang lebih luas dalam kepemimpinan manufaktur global dan kekuatan rantai pasok. Angka-angka menunjukkan gambaran yang jelas: lanskap EV sedang mengalami fragmentasi, dan keunggulan sebagai pelopor saja tidak cukup lagi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SandwichVictim
· 01-03 13:47
byd mengalahkan tesla, sekarang dunia web3 harus menghitung ulang, kekuasaan industri manufaktur benar-benar berpindah tangan
Lihat AsliBalas0
LightningHarvester
· 01-03 06:53
Eh... Tesla turun 8,6%? BYD melampaui? Sekarang mitos orang Amerika juga akan hancur, rasanya
Lihat AsliBalas0
TradFiRefugee
· 01-03 06:45
BYD mengungguli Tesla, benar-benar air mata zaman... Elon Musk juga pernah mengalami masa sulit
Lihat AsliBalas0
CryptoFortuneTeller
· 01-03 06:33
Mengalahkan Tesla oleh BYD, jujur saja, adalah kemenangan dalam perang biaya.
Lihat AsliBalas0
MetaMisfit
· 01-03 06:33
byd mengungguli Tesla, tren besar sedang berlangsung... keunggulan biaya adalah kunci utama
Dinamis pasar EV global berubah secara dramatis pada tahun 2025. Pengiriman kendaraan tahunan Tesla turun sebesar 8,6% dari tahun ke tahun—sebuah kemunduran yang signifikan. Apa yang lebih mencolok? BYD dari China melampaui Tesla dalam total penjualan EV untuk pertama kalinya, menandai momen penting dalam industri otomotif. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya kompetisi di sektor kendaraan listrik, dengan produsen China memanfaatkan keunggulan biaya dan inovasi cepat. Bagi investor crypto dan teknologi yang mengikuti tren makro, rebalancing ini menandakan pergeseran yang lebih luas dalam kepemimpinan manufaktur global dan kekuatan rantai pasok. Angka-angka menunjukkan gambaran yang jelas: lanskap EV sedang mengalami fragmentasi, dan keunggulan sebagai pelopor saja tidak cukup lagi.