Sejak 2013, telah terjadi pergeseran mencolok dalam cara ekonomi utama mengelola cadangan mereka. Angka-angkanya menceritakan sebuah kisah: lebih dari $600 miliar telah berpindah dari kepemilikan dolar tradisional. Apa yang menggantinya? Emas dan perak semakin menjadi alternatif yang menarik.
Ini bukanlah hal yang acak. Ketegangan geopolitik, volatilitas mata uang, dan keinginan untuk mengurangi ketergantungan pada satu mata uang cadangan saja semuanya mendorong tren ini. Negara-negara secara aktif menyeimbangkan kembali portofolio mereka dari dolar, mencari stabilitas melalui logam mulia.
Mengapa ini penting? Ketika cadangan diversifikasi, itu menandakan perubahan struktural yang lebih dalam dalam keuangan global. Ini juga mencerminkan bagaimana lembaga dan negara memikirkan tentang pelestarian nilai jangka panjang. Emas dan perak menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki dolar—mereka tidak bergantung pada kebijakan moneter pemerintah mana pun.
Perpindahan ini mempercepat selama periode inflasi tinggi dan ketidakpastian ekonomi baru-baru ini. Bank sentral dan negara-negara berdaulat sama-sama memikirkan kembali apa arti "aman" sebenarnya. Bagi investor yang mengikuti tren makro, redistribusi cadangan ini patut diperhatikan. Ini adalah salah satu indikator paling jelas tentang ke mana aliran modal institusional menuju.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkTongue
· 01-06 05:46
Dominasi dolar benar-benar mulai melonggar, negara-negara diam-diam menimbun emas... Orang-orang pintar sudah lama menyadarinya
Lihat AsliBalas0
DustCollector
· 01-04 13:20
Astaga, dolar AS benar-benar sedang ditinggalkan... Seharusnya sudah seperti ini dari dulu, sejujurnya
Lihat AsliBalas0
RooftopReserver
· 01-03 06:22
Dolar sedang kehilangan kekuatannya, 600 miliar hilang begitu saja, sekarang semua negara mulai menimbun emas... ngomong-ngomong, apakah langkah ini sedang mempromosikan logam mulia?
Lihat AsliBalas0
MergeConflict
· 01-03 06:22
The Federal Reserve mencetak uang secara gila-gilaan, bank sentral di seluruh dunia sudah lama menyadarinya, sekarang semuanya diam-diam menimbun emas.
Lihat AsliBalas0
NightAirdropper
· 01-03 06:22
6000 miliar dolar AS kabur untuk membeli emas, sekarang ayah dolar AS harus panik haha
Lihat AsliBalas0
ServantOfSatoshi
· 01-03 06:18
Dominasi dolar akhirnya akan berakhir, negara-negara sedang menimbun emas, orang-orang pintar sudah memahami permainan ini sejak awal
Sejak 2013, telah terjadi pergeseran mencolok dalam cara ekonomi utama mengelola cadangan mereka. Angka-angkanya menceritakan sebuah kisah: lebih dari $600 miliar telah berpindah dari kepemilikan dolar tradisional. Apa yang menggantinya? Emas dan perak semakin menjadi alternatif yang menarik.
Ini bukanlah hal yang acak. Ketegangan geopolitik, volatilitas mata uang, dan keinginan untuk mengurangi ketergantungan pada satu mata uang cadangan saja semuanya mendorong tren ini. Negara-negara secara aktif menyeimbangkan kembali portofolio mereka dari dolar, mencari stabilitas melalui logam mulia.
Mengapa ini penting? Ketika cadangan diversifikasi, itu menandakan perubahan struktural yang lebih dalam dalam keuangan global. Ini juga mencerminkan bagaimana lembaga dan negara memikirkan tentang pelestarian nilai jangka panjang. Emas dan perak menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki dolar—mereka tidak bergantung pada kebijakan moneter pemerintah mana pun.
Perpindahan ini mempercepat selama periode inflasi tinggi dan ketidakpastian ekonomi baru-baru ini. Bank sentral dan negara-negara berdaulat sama-sama memikirkan kembali apa arti "aman" sebenarnya. Bagi investor yang mengikuti tren makro, redistribusi cadangan ini patut diperhatikan. Ini adalah salah satu indikator paling jelas tentang ke mana aliran modal institusional menuju.