Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Peralihan Saham Asia ke Mode Netral: Pasar Singapura Menantikan Fase Konsolidasi
Indeks Straits Times menghadapi periode keseimbangan setelah menguat hampir 75 poin (1.7%) selama dua sesi perdagangan berturut-turut, saat ini berada sedikit di atas ambang 4.580. Sentimen di seluruh pasar Asia yang lebih luas berbalik menjadi berhati-hati karena investor menilai kembali ekspektasi seputar arah kebijakan bank sentral. Pemulihan yang menandai sesi hari Jumat, yang ditandai dengan kenaikan 65,62 poin (1.45%) yang berakhir di 4.586,45, berasal dari kekuatan di lembaga keuangan, pengembang properti, dan saham industri—sebuah fondasi reli yang mungkin kehilangan momentum.
Latar Belakang Pasar: Hambatan Global Muncul
Momentum negatif yang meresap di bursa AS dan Eropa menciptakan lingkungan yang tidak menguntungkan bagi bursa Asia untuk mempertahankan tren kenaikannya. Penurunan sektor teknologi di NASDAQ—yang dipicu oleh kekhawatiran penilaian—berkontribusi pada penarikan yang lebih luas. Sikap berhati-hati Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee terhadap pemotongan suku bunga, disertai seruan untuk mendapatkan data inflasi tambahan sebelum penyesuaian kebijakan, memperkuat posisi berhati-hati di kalangan trader. Ketidakpastian makro ini berujung pada tekanan perdagangan datar di seluruh indeks regional.
Penggerak Pasar Singapura: Sinyal Campuran di Antara Blue Chips
Reli luas hari Jumat menyebar keuntungan di seluruh daftar saham Singapura. Hongkong Land memimpin dengan lonjakan 3,46%, sementara SingTel melonjak 2,19%, dan Seatrium Limited melesat 2,40%. Saham terkait properti tampil stabil: CapitaLand Ascendas REIT naik 1,46%, CapitaLand Investment naik 1,54%, dan City Developments menguat 1,80%. Raksasa keuangan termasuk DBS Group (+1,20%), Oversea-Chinese Banking Corporation (+1,32%), dan United Overseas Bank (+1,28%) menunjukkan ketahanan. Nama-nama industri seperti Keppel Ltd (+1,89%), SembCorp Industries (+1,72%), dan Singapore Technologies Engineering (+1,58%) memperpanjang pemulihan mereka. Namun, muncul kelemahan tertentu: Genting Singapore turun 0,69%, sementara DFI Retail Group turun 0,25%, menandakan rotasi sektor.
Pembalikan Wall Street Menetapkan Nada Regional
Meskipun pembukaan yang campur aduk, indeks AS memburuk sepanjang sesi. Dow turun 245,96 poin (0,51%) menjadi 48.458,05, NASDAQ jatuh 398,69 poin (1,69%) menjadi 23.195,17, dan S&P 500 tergelincir 73,59 poin (1,07%) menjadi 6.827,41. Performa mingguan menunjukkan divergensi: Dow naik 1,1%, S&P 500 menyusut 0,6%, dan NASDAQ merosot 1,6%—menggambarkan kerentanan khusus sektor teknologi.
Pasar Energi Cerminkan Kewaspadaan Geopolitik
Harga minyak melemah saat pelaku pasar memproses meningkatnya ketegangan di teater Rusia-Ukraina bersama dinamika AS-Venezuela. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk Januari turun $0,20 (0,4%) menjadi $57,40 per barel, mencerminkan kekhawatiran trader di tengah ketidakpastian geopolitik.
Outlook langsung menunjukkan bahwa pasar Singapura mungkin memasuki fase konsolidasi, mencerna kenaikan baru-baru ini sambil menunggu sinyal yang lebih jelas tentang jalur suku bunga dan ketahanan ekonomi global.