Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Investor harus memahami neraca secara mendalam – alat analisis kondisi keuangan perusahaan
Jujur saja, melihat neraca adalah hal yang harus diketahui sebelum mengeluarkan uang untuk berinvestasi. Jika Anda memahami neraca dengan baik, Anda akan tahu berapa banyak uang yang dimiliki perusahaan yang diminati untuk diinvestasikan, berapa banyak hutang yang dimiliki, dan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.
Apa itu Neraca?
Neraca (Balance Sheet) atau laporan posisi keuangan adalah dokumen keuangan yang mencatat informasi kondisi keuangan perusahaan pada suatu waktu tertentu dengan menunjukkan berapa banyak (aset) yang dimiliki dan dari mana sumber dana tersebut (hutang + bagian pemilik)
Saat ini disebut neraca lebih sering sebagai “laporan posisi keuangan” karena nama lama tidak cukup mendalam, tetapi prinsip dasarnya tetap sama.
Rumus dasar yang harus diingat
Aset (Assets) = Hutang (Liabilities) + Ekuitas (Equity)
Persamaan ini harus selalu seimbang (oleh karena itu disebut “imbang”) Aset menunjukkan apa saja yang dimiliki perusahaan, Hutang + Ekuitas menunjukkan dari mana dana tersebut berasal.
Apa saja isi neraca?
Aset (Assets) – sumber daya yang dimiliki perusahaan
Aset lancar (Current Assets)
Aset tidak lancar (Non-current Assets)
Hutang (Liabilities) – kewajiban yang harus dibayar perusahaan
Hutang lancar (Current Liabilities)
Hutang tidak lancar (Non-current Liabilities)
Ekuitas (Equity) – kekayaan bersih
Ekuitas = Aset – Hutang
Terdiri dari:
Mengapa harus membaca neraca?
1. Analisis likuiditas (Liquidity)
Lihat apakah perusahaan memiliki cukup uang tunai untuk membayar hutang jangka pendek
2. Analisis kemampuan menghasilkan keuntungan
Lihat jumlah modal yang digunakan untuk mendapatkan hasil
3. Perbandingan antar tahun
Bandingkan neraca tahun ini dengan tahun sebelumnya untuk melihat tren
2 Format penyusunan neraca
Bentuk Akuntansi (Accounting Form)
Bentuk T – sisi kiri aset, sisi kanan hutang + ekuitas, mudah dibaca
Bentuk Laporan (Report Form)
Disusun dari atas ke bawah – aset di bagian atas, lalu diikuti hutang dan ekuitas, digunakan dalam laporan ringkasan resmi
Di mana bisa melihat neraca perusahaan?
Jika Anda ingin mempelajari kondisi keuangan perusahaan, bisa melihatnya di situs web Datawarehouse.dbd.go.th
Langkah-langkah melihat:
Cara membaca neraca agar maksimal
Langkah 1: Pahami struktur Neraca adalah dokumen yang menunjukkan uang, sumber daya, dan hutang pada suatu hari tertentu, bukan sepanjang tahun
Langkah 2: Fokus pada angka penting
Langkah 3: Bandingkan dengan periode lain Lihat bagaimana angka berubah, naik, turun, atau tetap
Langkah 4: Perhatikan data lain Neraca saja tidak cukup, perlu juga melihat laporan laba rugi, arus kas, dan data lain untuk gambaran lengkap
Peringatan penting
1. Neraca menunjukkan data masa lalu
Angka dalam neraca bukan data real-time (Real Time), sehingga mungkin tidak sesuai kondisi saat ini, terutama perusahaan yang cepat berubah
2. Keandalan
Neraca bisa disusun agar terlihat lebih baik dari kenyataan (jika ada masalah pada pembukuan), jadi perlu cek sumber lain seperti laporan audit dari auditor
3. Faktor eksternal
Kondisi ekonomi (inflasi, suku bunga) berubah, bisa membuat angka perbandingan tidak akurat
4. Perusahaan asing
Mungkin menggunakan standar akuntansi berbeda, sehingga sulit dibandingkan
Kesimpulan
Neraca adalah alat analisis kondisi keuangan yang tidak boleh diabaikan Ia memberi tahu berapa banyak aset yang dimiliki perusahaan, berapa banyak hutang, dan berapa bagian ekuitasnya. Bagi investor, memahami neraca secara mendalam akan membantu pengambilan keputusan investasi yang lebih yakin.
Namun demikian, jangan hanya bergantung pada neraca saja. Pelajari juga laporan laba rugi, arus kas, dan data lain dari perusahaan agar gambaran lengkap dan pengambilan keputusan investasi menjadi lebih baik. Dalam dunia investasi, semakin banyak tahu, semakin kecil risiko yang diambil.