Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa mengubah nilai nominal suatu mata uang terasa begitu berdampak padahal secara teknis tidak ada yang berubah?
Redenominasi—proses penyesuaian nilai nominal suatu mata uang—tidak menyentuh fundamental ekonomi yang mendasarinya. Daya beli Anda? Tetap sama. Nilai riil aset? Tidak berubah. Namun inilah twist-nya: ini menggeser segalanya secara psikologis.
Ketika suatu negara menghapus nol dari mata uangnya (pikirkan langkah Turki tahun 2005 atau berbagai upaya Venezuela), itu bukan menciptakan kekayaan. Itu hanya mengemas ulang persepsi. Mekanismenya tetap sama, tetapi tiba-tiba $1.000.000 menjadi $1—dan entah bagaimana angka itu memiliki bobot.
Mengapa ini penting di pasar? Karena psikologi trader tidak rasional. Token yang terlihat "lebih murah" atau denominasi yang "lebih bersih" dapat mempengaruhi perilaku, bahkan ketika matematika mengatakan sebaliknya. Kami juga telah melihat ini terjadi di crypto—proyek yang melakukan split terbalik atau pertukaran token sering kali melihat pergeseran sentimen yang tidak bisa dijelaskan oleh logika.
Jadi, meskipun redenominasi tidak mengubah fundamental apapun, itu mengubah segalanya yang bergantung pada persepsi manusia. Dan di pasar yang dipengaruhi oleh sentimen? Itu bukan hal yang sepele.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
VitalikFanboy42
· 14jam yang lalu
Ini adalah dunia kripto, angka tidak berubah tetapi sikap semuanya berubah... Kita semua telah ditipu oleh mata kita sendiri.
Lihat AsliBalas0
TheShibaWhisperer
· 14jam yang lalu
Haha, inilah keunikan dunia kripto, angka tidak berubah tetapi psikologi meledak, saya sudah melihat berapa banyak proyek yang mengandalkan pump dari gelombang pemisahan itu.
Lihat AsliBalas0
RugpullSurvivor
· 14jam yang lalu
Hanya permainan manipulasi kognisi, dunia kripto berulang kali memvalidasi jebakan ini.
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa mengubah nilai nominal suatu mata uang terasa begitu berdampak padahal secara teknis tidak ada yang berubah?
Redenominasi—proses penyesuaian nilai nominal suatu mata uang—tidak menyentuh fundamental ekonomi yang mendasarinya. Daya beli Anda? Tetap sama. Nilai riil aset? Tidak berubah. Namun inilah twist-nya: ini menggeser segalanya secara psikologis.
Ketika suatu negara menghapus nol dari mata uangnya (pikirkan langkah Turki tahun 2005 atau berbagai upaya Venezuela), itu bukan menciptakan kekayaan. Itu hanya mengemas ulang persepsi. Mekanismenya tetap sama, tetapi tiba-tiba $1.000.000 menjadi $1—dan entah bagaimana angka itu memiliki bobot.
Mengapa ini penting di pasar? Karena psikologi trader tidak rasional. Token yang terlihat "lebih murah" atau denominasi yang "lebih bersih" dapat mempengaruhi perilaku, bahkan ketika matematika mengatakan sebaliknya. Kami juga telah melihat ini terjadi di crypto—proyek yang melakukan split terbalik atau pertukaran token sering kali melihat pergeseran sentimen yang tidak bisa dijelaskan oleh logika.
Jadi, meskipun redenominasi tidak mengubah fundamental apapun, itu mengubah segalanya yang bergantung pada persepsi manusia. Dan di pasar yang dipengaruhi oleh sentimen? Itu bukan hal yang sepele.