# Emas akan To da moon? Deutsche Bank memperkirakan akan mencapai 5000 USD/ons pada tahun 2026
Analisis terbaru dari analis Deutsche Bank Hsueh: Harga emas diperkirakan akan mendekati $4,950/ons tahun depan, dengan target langsung $5,150 pada tahun 2027—ini berarti kenaikan lebih dari 20% dari posisi saat ini.
**Sinyal Kunci:** - Bank sentral tidak berhenti: Q3 membeli 220 ton dalam satu kuartal, mencetak rekor tertinggi ketiga dalam sejarah, menunjukkan bahwa lembaga resmi serius menambah posisi. - ETF berbalik arah: Setelah empat tahun berturut-turut mengalami aliran keluar bersih, pada tahun 2025 kembali positif, sikap terhadap dana sedang berubah - Pasokan tidak dapat memenuhi permintaan: produksi tahunan global diperkirakan 3715 ton, tetapi permintaan terus meningkat.
**Menariknya**, kenaikan harga emas kali ini bukan karena devaluasi dolar AS (itulah yang istimewa), tetapi karena permintaan yang nyata yang mendorongnya. Hsueh menyebut emas sebagai "asuransi angsa hitam" untuk bank sentral—masalah-masalah klasik seperti inflasi, krisis utang, dan devaluasi mata uang semua mengarah padanya.
Dari sudut pandang teknis, $3,900/ons adalah dukungan yang kuat, secara musiman, bulan 1-2 biasanya adalah periode puncak untuk emas. Sekarang, penarikan 10% mungkin menjadi kesempatan akumulasi bagi dana besar.
**Logika Dasar**: Langit-langit pasokan + permintaan yang terus meningkat setiap hari + bank sentral yang memperkuat posisi = tetap optimis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
# Emas akan To da moon? Deutsche Bank memperkirakan akan mencapai 5000 USD/ons pada tahun 2026
Analisis terbaru dari analis Deutsche Bank Hsueh: Harga emas diperkirakan akan mendekati $4,950/ons tahun depan, dengan target langsung $5,150 pada tahun 2027—ini berarti kenaikan lebih dari 20% dari posisi saat ini.
**Sinyal Kunci:**
- Bank sentral tidak berhenti: Q3 membeli 220 ton dalam satu kuartal, mencetak rekor tertinggi ketiga dalam sejarah, menunjukkan bahwa lembaga resmi serius menambah posisi.
- ETF berbalik arah: Setelah empat tahun berturut-turut mengalami aliran keluar bersih, pada tahun 2025 kembali positif, sikap terhadap dana sedang berubah
- Pasokan tidak dapat memenuhi permintaan: produksi tahunan global diperkirakan 3715 ton, tetapi permintaan terus meningkat.
**Menariknya**, kenaikan harga emas kali ini bukan karena devaluasi dolar AS (itulah yang istimewa), tetapi karena permintaan yang nyata yang mendorongnya. Hsueh menyebut emas sebagai "asuransi angsa hitam" untuk bank sentral—masalah-masalah klasik seperti inflasi, krisis utang, dan devaluasi mata uang semua mengarah padanya.
Dari sudut pandang teknis, $3,900/ons adalah dukungan yang kuat, secara musiman, bulan 1-2 biasanya adalah periode puncak untuk emas. Sekarang, penarikan 10% mungkin menjadi kesempatan akumulasi bagi dana besar.
**Logika Dasar**: Langit-langit pasokan + permintaan yang terus meningkat setiap hari + bank sentral yang memperkuat posisi = tetap optimis.