Apa itu M2: Mengukur total jumlah dana yang tersedia dalam ekonomi, termasuk uang tunai, simpanan giro, dan rekening tabungan.
Mengapa Penting: Pertumbuhan M2 secara langsung mempengaruhi ekspektasi inflasi, harga aset, dan arah pasar kripto
Logika Pasar: Perluasan M2 → Likuiditas yang cukup → Aset berisiko (dunia kripto, pasar saham) menguat; Penyusutan M2 → Penurunan ekonomi → Aset berisiko tertekan
Tiga Tingkatan M2
M1 Layer (Uang Paling Aktif)
Uang tunai dan simpanan giro
Likuiditas yang dapat diakses kapan saja
Lapisan M2 (Likuiditas Terbatas)
Rekening Tabungan
Deposito Berjangka/Produk Investasi
Dana Pasar Uang
Empat kategori aset ini digabungkan menjadi M2 yang menjadi perhatian bank sentral dan investor.
Bagaimana M2 Mendorong Pasar
Reaksi Rantai Ekspansi M2
Dana pinjaman bank↑ → Biaya pinjaman↓ → Keinginan perusahaan dan individu untuk membiayai↑
“Hot money” mengalir ke pasar keuangan → Saham, obligasi, dan aset kripto semuanya naik
Kasus sejarah: Selama pandemi 2020, Federal Reserve mencetak uang secara gila-gilaan, M2 tumbuh 27% dalam setahun, Bitcoin kemudian melonjak dari 9000 dolar menjadi 69000 dolar
Sisi lain dari M2 yang menyusut
Bank sentral menaikkan suku bunga → Pinjaman menjadi mahal → Aset berisiko dijual
Suku bunga Federal Reserve AS yang agresif pada tahun 2022 untuk melawan inflasi, M2 mulai mengalami pertumbuhan negatif, pasar pun langsung anjlok.
Dampak M2 terhadap berbagai kelas aset
Kelas Aset
Periode Ekspansi M2
Periode Kontraksi M2
Kryptocurrency
FOMO ritel, peningkatan alokasi institusi, harga melambung
Likuiditas menipis, likuidasi leverage, harga turun
Saham
Perusahaan publik mendapatkan pembiayaan yang murah, aktif dalam akuisisi, indeks mengalami kenaikan
Tekanan laba perusahaan meningkat, preferensi risiko menurun
Obligasi
Imbal hasil ditekan, harga obligasi naik
Bank sentral menaikkan suku bunga, imbal hasil obligasi meningkat, harga turun
Suku Bunga
Penurunan suku bunga oleh bank sentral untuk merangsang
Kenaikan suku bunga oleh bank sentral untuk mendinginkan ekonomi
Daya Pendorong di Balik M2
Tingkat kebijakan
Bank sentral adalah pengendali langsung M2: penurunan suku bunga → uang menjadi lebih murah → ekspansi M2
Pengeluaran pemerintah: cek stimulus, transfer pembayaran langsung meningkatkan pasokan uang
Perilaku Pasar
Skala pinjaman bank menentukan jumlah uang baru yang ditambahkan
Kehendak pinjaman perusahaan dan konsumen mempengaruhi laju pertumbuhan M2
Tingkat tabungan tinggi → Pertumbuhan M2 lambat (uang tergeletak di rekening tidak bergerak)
Bagaimana Investor Kripto Melihat M2
Saran Praktis
Perhatikan data pertumbuhan M2: Pertumbuhan triwulanan > 3% = sinyal likuiditas yang cukup, menguntungkan aset berisiko
Melacak Perubahan Kebijakan Bank Sentral: Periode Penurunan Suku Bunga Dimulai → Persiapan Awal; Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Menguat → Mengurangi Leverage
Kombinasi M2 dan CPI: M2 meningkat tinggi + CPI tinggi = malam sebelum bank sentral terpaksa menaikkan suku bunga, saatnya untuk mengurangi posisi.
Perbandingan Sejarah: Krisis keuangan 2008 dan lonjakan M2 selama pandemi 2020 telah melahirkan gelembung aset.
Analisis Kasus Nyata
Kisah M2 Selama Tiga Tahun Pandemi
Awal 2020: The Fed secara darurat menurunkan suku bunga menjadi 0%, memulai QE tanpa batas
Q1 2021: M2 tumbuh 27% YoY, mencetak rekor sejarah → BTC melambung dari 10000 menjadi 69000, NFT sedang naik daun
2022: Inflasi tak terkendali, Federal Reserve berbalik menaikkan suku bunga → M2 mulai mengalami pertumbuhan negatif → Pasar kripto memasuki pasar beruang, banyak proyek merosot hingga nol
Ini bukan kebetulan, tetapi hasil yang didorong oleh likuiditas.
Ringkasan: M2 adalah termometer pasar
Data M2 seperti termometer dokter -
Demam Tinggi (Ekspansi M2 yang Cepat): Pasar sangat antusias, tetapi risiko inflasi semakin mendekat
Demam Ringan (Pertumbuhan M2 yang Lambat): Ekonomi melambat, tetapi aset berisiko secara bertahap kehilangan daya tarik
Suhu tubuh normal (M2 tumbuh stabil 2-3%): kondisi paling sehat, inflasi terkontrol, pertumbuhan stabil
Memahami M2 berarti memahami logika perputaran pasar. Siklus bull market berikutnya pasti akan disertai dengan ekspansi likuiditas baru - memantau arah kebijakan bank sentral adalah pelajaran pertama dalam berinvestasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
M2 Pasokan Uang: tangan tak terlihat yang menentukan pasar naik turun
Poin Utama
Tiga Tingkatan M2
M1 Layer (Uang Paling Aktif)
Lapisan M2 (Likuiditas Terbatas)
Empat kategori aset ini digabungkan menjadi M2 yang menjadi perhatian bank sentral dan investor.
Bagaimana M2 Mendorong Pasar
Reaksi Rantai Ekspansi M2
Sisi lain dari M2 yang menyusut
Dampak M2 terhadap berbagai kelas aset
Daya Pendorong di Balik M2
Tingkat kebijakan
Perilaku Pasar
Bagaimana Investor Kripto Melihat M2
Saran Praktis
Analisis Kasus Nyata
Kisah M2 Selama Tiga Tahun Pandemi
Ini bukan kebetulan, tetapi hasil yang didorong oleh likuiditas.
Ringkasan: M2 adalah termometer pasar
Data M2 seperti termometer dokter -
Memahami M2 berarti memahami logika perputaran pasar. Siklus bull market berikutnya pasti akan disertai dengan ekspansi likuiditas baru - memantau arah kebijakan bank sentral adalah pelajaran pertama dalam berinvestasi.